Kamis, 23 November 2017

Cabul Sesungguhnya?

Suatu ketika di Snap Gram. Dua teman laki perempuan. Sang laki 2 meminta ciuman. Perempuan menolak anggap pelecehan. Sang laki 2menunjukkan dua jari sambil mengatakan "best friend" meminta pengertian damai. Perempuan berlari cari kenyamanan lain. 

Perempuan mendapati teman laki2 lainnya yang diharapkan membuatnya nyaman. Celakanya, teman laki itupun meminta ciuman meski berkata halus lembut. Perempuan kembali lari meninggalkan. Ditemui kembali teman laki lainnya yang lain. Masih berharap mendapat kenyamanan dengan segenggam keraguan.

Otaknya berpikir bahwa laki2 yang dijumpainya sekarang sama dengan laki2 lain yang meminta ciuman sebelumnya. Laki2 itu membuka topinya. Tergerai rambutnya yang panjang. Menegaskan ia berbeda. Perempuan memeluk manja. Laki2 membalas raba dan gerakan aktif pada pinggulnya.

Ahay, Mission Complete.

Hahahaha,

Ah, jadi apakah cabul sesungguhnya?

Ya, itulah dunia. Berhenti iri pada rezeki oranglain.hehehe. 

Ketika dua orang dewasa sama-sama memegang
Bisa jadi yang satu dimaknai dengan pelecehan
dan yang lain memberi  kenyamanan.

Ketika dua orang dewasa menyatakan suka
Bisa jadi yang satu dimaknai dengan pelecehan
dan yang lain memberi  kenyamanan atau diterima sebagai candaan
terlebih yang dikatakan suka adalah remaja
terlebih anda adalah orang yang dibencinya
Maka waspadalah, waspadalah hai pujangga!

Ketika orang dewasa katakan suka
Bisa jadi dia ingin mengulang kesuksesan 
Charil Anwar Sang penyair ternama
Menulis ratusan karya dengan inspirasi banyak cinta.
Ah, sudahlah. Ini tulisan gila. 
Tak akan banyak yang paham bahkan menerima



membunuhmu


kuingin satu
membunuhmu
dendamku
padamu

kupikir
berakhir
masih kau cibir
benci terukir

ahli agama
nikmati rasa
tak sadar mencerca
nikmati saja hina

dustaku
coretan liarku
impianku
aku

dustaku
coretan liarku
aku
ya, aku

dustaku
coretan liarku
pantasku
bunuh aku


impian
tinggalkan
kepakkan
bersama awan

bukan bujangan
kau nyanyikan
puaskan
bersama kawan

jika roda berputar
nasib tak kan tertukar
terus tegar
menjadi penyabar

selamat datang
sang pemberani
kezaliman kau tantang
tanpa henti

lanjutkan kawan
ungkap semua kebusukan
agar tenang semua kawan
agar bahagia kemudian


jika pegang adalah raba
jika canda gila adalah cinta
maka rasa adalah hina
sayang adalah dusta

jika cium adalah nista
jika peluk adalah asa
maka diam adalah dusta
apalah cabul sesungguhnya

aku
aku
aku
aku














Senin, 20 November 2017

Gledag Enjoy Nbbl Pulosari


"Gledag Enjoy".Spontan kata itu keluar dari mulut Reza salah seorang jama'ah NBBL. Dua kata syarat makna penguatan bagi temannya yang terbentur tebing cadas Curug Putri menuju track awal Kawah Pulosari. Spontan para jama'ah pun terhibur dengan dua kata itu. 

Acay yang sempat terbentur pun segera tersenyum mendengar kata itu meski dua jarinya sempat tergores batu dan menyisakan bekas merah. Setelah kejadian itu para jama'ah pun kembali menikmati perjalanan.

Reza, Acay, Irfan, Alvin, Ridho, Zora, Nana, dan Naufaldi adalah jama'ah Nbbl Pulosari sekaligus aktifis sepeda fixy. Nbbl kali ini salah satunya bertujuan untuk mengukur seberapa solid mereka. 

Menarik untuk melihat kekompakan mereka di gunung. Alam adalah media yang tepat untuk mengenal karakteristik masing. Tiap NBBL aku tidak lupa menikmati keseruan bersama para jama'ah. Mereka adalah laboratorium penelitian yang memungkinkanku belajar lebih banyak. Mereka memiliki kelebihan masing-masing. Ya, tiap jama'ah punya kelebihannya masing-masing.

50 meter jelang kawah Pulosari hujan semakin deras. Sebenarnya kita sudah mulai diguyur hujan sejak di curug. Di titik ini kita bercanda. Acay mulai report membuat keseruan.
"gais, sepertinya kita nyasar di gunung Sumbing!", gelak tawa membahana.

 Sesampainya di kawah, kami langsung meneruskan perjalanan menuju puncak. Track cadas batu dan akar nan curam segera menjelang. 

Jama'ah Gledag Enjoy (gd) ingin berbeda dari jama'ah lain yang hanya camp di kawah. Mereka ingin merasakan sensasi yang lebih gelap, lebih dingin, lebih kencang anginnya. Targetnya adalah camp puncak 1346mdpl.

Ego mereka kembali diuji ketika tas tempat membawa air di seret-seret hingga kotor  oleh tanah. Saling melempar tanggung jawab mengangkat carrier. 

Technical meeting sebelumnya kita sudah sepakat untuk saling bantu dan bergantian. Kita berjuang bersama untuk tujuan yang sama. Kita satu tim. Alhamdulillah akhirnya setelah diskusi kita saling bisa menerima setelah diberi arahan oleh Bang Luthfi.

16.30wib. Semakin gelap diliputi kabut di belantara hutan Pulosari. Semakin dingin di guyur hujan. Track semakin licin.Semakin letih. Kecemasan mulai terlihat. Siapapun ingin segera berlindung di dalam tenda yang hangat. Untuk mencapai itu semua tidak mudah. Di sini kita belajar berjuang hingga titik peluh terakhir hingga sukses.

17.00wib Alhamdulillah jama'ah sampai di Puncak. Bang Luthfi tidak memaksakan untuk camp di titik tertinggi Pulosari. Ia memilih lahan terakhir selebar  5x7 meter  50 meter sebelum puncak. 

Buatnya ini adalah lokasi camp ideal satu-satunya di Pulosari. Masih ditutupi oleh pohon-pohon 7meter tingginya, hingga melindungi kita dari angin dan petir.

Lucunya lagi saat membangun tenda,beberapa  jama'ah mulai pilih-pilih teman yang akan menemaninya di tenda. Duh anak-anak. Ego mereka kembali di uji. Ada yang sigap membantu, ada juga yang bengong bingung hendak apa, sambil menahan dingin yang mulai menusuk.

17.30wib Alhamdulillah 2 tenda sudah berdiri. Bang Luthfi masih sibuk mendirikan satu tenda lagi untuknya. Reza terpanggil hatinya tuk membantu. Tks ya Za. Begini seharusnya tim.

18.00 tenda selesai berdiri. Bang Luthfi belum juga mau masuk tenda. Ia terlebih dahulu memastikan tenda-tenda terpasak dengan benar.

Bang Luthfi (BL) meminta anak-anak segera makan bekal nasi yang sudah diberikan. Celakanya hanya 1 bungkus nasi yang terbawa. Akhirnya 1bungkus itu untuk 9orang. Syukurnya lauk tidak ikut ketinggalan. "Hayo, ngaku siapa yang tinggal 8bungkus nasi di mobil?,hehehe"

Man Of the Match

Irfan adalah satu-satunya jama'ah dari kelas7. Kerennya ia sempat  ee' di puncak 2 Pulosari ketika beberapa teman menahan mules. Begini seharusnya. Bahaya menahan zat yang memang seharusnya keluar. Hal ini bisa menyebabkan penyakit.

Selain ee', pacet juga sempat mampir di jari tangannya. Darah yang terus mengalir membuatnya heran. Bagaimana darah terus keluar padahal sudah disumbat dengan plester?, Bagaimana pacet menusuk kulit tangannya tanpa terasa pun tak lepas dari pertanyaannya. 

Bekas terbentur akar di dada pun menghiasi pendakiannya. Irfan dikenal yang paling strong diantara para aktifis fixy. Otot betisnya yang besar dan berurat menunjukkan kekuatannya. 

Tak heran ia cukup diandalkan untuk mengangkat carrier yang cukup berat. Entah ini adalah pendakiannya yang pertama dan terakhir atau bukan.

Reza. Teman-teman memanggilnya Ezonk. Tak salah memang Reza dari awal meminjam carrier. Ia tidak ingin merepotkan siapapun. Idealnya tiap pendaki menggendong carrier yang dapat memuat banyak bawaan termasuk tenda. 

Tidak direkomendasikan membawa tas depan belakang yang menghalangi pandangan. Begitu juga menjinjing tenda atau apapun sehingga menyulitkan tangan berpegang pada dahan atau apapun yang bisa membantunya mendaki.

Reza dalam kesempatan ini sempat menendang batu di jalur pendakian. Dia merasa latihan futsalnya sudah cukup lama. Agaknya layak jika menguji kekuatan kakinya. Untung batunya gak kenapa-napa,hehehe.

Salut buat Reza dkk yang cukup merasa puas sampai puncak meski pemadangan tertutup awan dan kabut. Alhamdulillah. Level mereka cukup baik jika sudah bisa menyukuri hal ini. Yang terpenting adalah selamat kembali ke rumah masing2 sehat walafiyat.

Zora. Ia sangat suka pernak pernik tentara. Style layaknya hendak latihan perang. Udeh kaya wajib militer di korea. Namanya usaha. Semoga bantu Zora perjuangkan cita-cita. Sisi lainnya, sesuatu menyembul saat celananya  robek. Wow. Kontras.

Alvin asisten rajin. Tks ya vin.

Nana dalem satu2nya 2017 yang numpang tenar,hehehe

Faldi, masih aje. (mungkin bawaan milad)
Ridho (Marshmellow), paling banyak dokumentasikan saat camping.
Acay, gledag enjoy. Di perjalanan pulang Ia banyak cerita tentang rahasia sukses pengusaha bus Harianto. Impiannya juga ingin menjadi pengusaha otobus. Semoga tercapai ya cay. Aamiin

Silaturrahim ke kampung Ibunya Acay. Sayur sop ayam, ikan mas mujaer goreng, lalap, sambel maknyus. Pulang bawa kelapa muda+pisang. Gak tau kudu bilang apalagi. Nbbl gledag enjoy, berkah3x. Allahu Akbar.

فبأي الاء ربّكما تكذّبان
Tks ya Acay dan keluarga. Tks all!












mampus

mampus
tikus
wedus
pupus

benci
sepakati
kuliti
mati

belasan 
korban
belasan
cuci tangan


ahli agama
ahli bahasa
ahli jiwa
ahli wawancara

taubat
malaikat
penat
nekat

Kokot
Kolot
Otot
Patriot

Bismillah
Alhamdulillah
Billah
Lillah










Senin, 23 Oktober 2017

Untuk Kumala

Lebih dari 2foto diupload oleh Kumala. Foto betapa mesranya mereka. Pasangan baru yang dipertemukan di perguruan silat Macan Putih. Aku biasa memanggilnya Mala. Deretan foto terbaru  bersama cowok lain berseragam putih lengkap dengan sabuk kuning baru yang ia kenakan. Yang paling membuatku sakit hati adalah tentang captionnya di IG.

Dalam captionnya, ia bilang :
"Pengalaman terbaikku bersamamu, seakan berada di keluarga sendiri"
Ihsan begitu membuatnya terbuai melayang di atas awan bersama Macan Putih. Entah apa yang ada di pikirannya.  

Aku dan Mala pernah bersama di OSIS, Pramuka bahkan di atas gunung selama 2hari benar-benar berada di atas awan tempat indah dimana Edelweiss tumbuh. Aku mengajakmu ke sini dengan penuh perjuangan.


Kita pernah terlibat diskusi penting merencanakan suatu kegiatan. Pernah basah-basahan dalam suatu games dan lomba di bawah guyuran hujan mengangkat trophy hasil kerja keras kita. 

Kau pernah curhat padaku Mal. Begitu polos dan semangatnya dirimu saat itu. Alismu yang tebal selalu ada dalam ingatanku. Jika kau tau, akulah orang yang rekomendasikan kau jadi anggota OSIS. Aku sudah jatuh cinta saat pandangan pertama masa Orientasi Siswa saat itu.

 Mal, kau pernah cerita tentang impianmu meneruskan study ke Hadhramaut. Akupun mempertanyakan tentang kegiatan Macan Putih. Adakah ia menunjang studymu nanti?. Jika kau bisa jelaskan secara logis bagaimana Macan Putih bisa antar kau kesana, tenanglah hatiku. Karena nyaman belum cukup menunjangmu capai impian-impianmu. Keluar dari zona nyamanlah solusi yang pernah kubaca.

Tentang impianmu, aku sarankan kau untuk ikut kursus Bahasa Arab jika benar Hadhramaut adalah impianmu. Kau tinggalkan Pramuka dimana kita bisa bersama kembali mendiskusikan impian-impian kita. Semakin serius di Macan Putih pilihanmu dan cintamu. Mal, Doaku semoga Macan Putih bisa mewujudkan impian-impianmu apapun caranya. Aamiin.




Senin, 16 Oktober 2017

Izinkan Tuk Sebuah Coretan

Aku yang bisa
Kagumi dirinya
Di sampingmu tentangnya
Yang memesona

 Aku yang bimbang ber asa
 Kubur rasa
 Sadar menua
 Syukur harusnya

Aku yang kembali menulis
Nyaris 
Mengemis
Sok romantis

 Aku yang tiba2
Bergelora
Tatap mata
Ah, sudahi saja

Aku kembali
Setelah sembunyi
Dari sunyi
Menepi

Izinkan
Rasakan
Nyaman
Sebuah coretan

Kamis, 12 Oktober 2017

Misteri Kawah Pulosari


Pulosari, 16-17September2017


Berbeda peserta berbeda cerita. Sepertinya kalimat itu yang tepat sekali untuk menggambarkan nbbl Pulosari kali ini.16-17 September2017. Ya, berbeda sekali dengan sebelumnya.

Setelah prepare, doa dan peregangan kamipun menapaki tangga-tangga awal yang tersusun dari tanah merah menuju pos pendaftaran. Bang Luthfi, Pak Lahmudin, Kaila Sabrina, Awlia dan Ulfah 76, Farhan Aziz dan Ammar 72, Amir dan Amad dari Rumah Singgah Yatim Al-Bayyinah.Bismillahirrahmanirrahim.

Terik matahari membakar tapak kaki,ahay kaya lagu iwan fals aja bang. Ya, siang itu sinar matahari sedang terik-teriknya. Panas layaknya musim kemarau. Kami berharap segera turun hujan guna menyejukkan suasana. Syukurlah tak lama awan menggelantung memayungi kami. Alhamdulillah.

 1jam perjalanan.Belum lagi sampai Curug Putri Ulfah minta turun karena capek. Bang Luthfi dibuat bingung olehnya. Diawal bang Luthfi sudah menanyakan tentang kesehatan dan kesiapannya mendaki gunung. Jawabannya mantap. Ia siap. Kenyataannya di perjalanan yang masih cukup jauh dari tujuan ia hampir menyerah. Maklumlah biasanya Ulfah hiking di emol.Hehehe...

Setelah diajak bicara oleh bang Luthfi tentang tidak mungkinnya ia turun. Ulfahpun paham dan bangkit kembali. Siap melanjutkan perjalanan. Ya, tuk sampai ke tempat yang indah memang butuh perjuangan. Demikian salah satu ucapan bang Luthfi.

Curug Putri 750mdpl

Sesampainya di Curug Putri kami agak heran. Sungai yang biasanya mengalirkan air cukup deras dengan ribuan liter debit air terlihat kering. Syukurlah di Curug utama dan di beberapa titik masih mengalirkan air yang cukup untuk membasahi kepala dan membawa bekal menuju kawah dan puncak.

 OTW Kawah Pulosari

Track makin terjal menuju kawah. Dari awal bang Luthfi memang sering memberikan waktu untuk istirahat. Yang penting semua sehat dan sanggup melanjutkan pendakian tak peduli berapa kali kita harus berhenti. 

Yang terpenting jangan pernah berhenti berusaha dan kuatkan niat untuk meraih apa yang sebenarnya kita inginkan, tak peduli seberapa lama kita dapat mencapainya. Sekali lagi bang Luthfi mengingatkan dan menguatkan tim.

2jam perjalanan dari Curug Putri mendung menggelayut. Kabut mulai menutupi beberapa bagian puncak gunung. Semakin tinggi kita mendaki. Semakin dalam memasuki hutan. Semakin diuji mental para peserta. Buat peserta yang baru naik gunung hal ini cukup mencekam dan menakutkan.Tiba-tiba Ulfah menangis disusul sesak nafas.

"Astahfirullahal'azhiim, ul kamu bilang ke saya gak sakit asma kan?", bang Luthfi hampir panik
"Iya, pak,gak tau,tiba-tiba aja kaya gini" kali ini mental bang Luthfi yang diuji. Bang Luthfi anti membawa peserta yang punya penyakit asma. Asma itu mematikan.

"Stop,break!"teriak bang Luthfi. Peserta lain segera berhenti meski tak langsung terlihat karena lebatnya hutan. Jarak mereka dari bang Luthfi sekitar 5meter lebih tinggi. Track yang sempit berakar membuat bang Luthfi kesulitan mensikapi Ulfah. 

Sejak awal bang Luthfi sudah menyiapkan mental hal ini akan terjadi. Ulfah dan Awlia peserta yang memiliki tubuh yang cukup gemuk yang mungkin mudah mengalami keletihan. Hebatnya mereka mempunyai niat dan usaha yang kuat. Tidak menyerah dengan kondisi apapun itu. Mereka ingin membuktikan mereka bisa. Mereka ingin melampaui dirinya. Luar biasa. Bang Luthfi salut sama mereka.

Awlia setia menemani temannya dibarisan paling belakang. Setelah diminta tuk tenang, berpikir positif, Istighfar, salawat sekali lagi Ulfah bangkit. Subhanallah. Teman-teman di atas pun turut memberi support buat Ulfah. 

Ya, di titik ini memang biasa pendaki mulai merasa down. Ketika tujuan belum juga sampai, padahal pendakian sudah sangat lama terasa. Ketika letih meradang dan dingin mengundang. Peserta yang tidak kuat kontan akan panik dengan kondisi demikian.

Kawah Pulosari 1000mdpl

Alhamdulillah. Akhirnya kitapun sampai di kawah Pulosari sebelum maghrib. Lokasi camping yang diidam-idamkan pendaki. Senyum sumringah langsung terlihat di wajah2 peserta. Adapula yang bengong termasuk Ulfah, seakan tidak percaya ia bisa mencapai tempat ini. Subhanallah indahnya.

Dirikan tenda,ganti baju,masak,makan lalu istirahat. Itu agenda penting selanjutnya sesuai prosedur pendakian yang baik. Bangun kembali pukul 22.00 tuk salat Isya+Maghrib. 

Dasar anak-anak, saking senangnya mereka masih saja bercanda dalam tenda. Alhamdulillah akhirnya mereka tidur juga karena kecapean. Tidur yang berkualitas sangat penting agar fisik prima kembali saat summit attack yang semakin berat.

Pukul 22.00 wib, Bang Luthfi bangunkan anak-anak untuk salat Isya+Maghrib  berjama'ah. Disusul dzikir arwah sesuai scehdule kegiatan. Ini adalah salah satu kelebihan trip bang Luthfi yang menyertakan sisi spiritual demi lebih dekat Sang Pencipta. Secara, Allah swt yang menciptakan segala keindahan di dunia ini termasuk gunung ini.

Khusyu' sekali salat+dzikir di tempat yang sunyi nan dingin ini. Pantas saja Rasulullah mendaki Jabal Nur untuk bertahannuts di goa Hiro. Mencari damai. Jika Rasulullah saw saja mendaki gunung , kita pun mendaki. 

Semoga menjadi amal saleh yang memberatkan timbangan amal kita nanti.Aamiin.

 Agenda selanjutnya, kembali istirahat setelah snack malam.

Summit Attack 1346mdpl, Minggu, 17 September 2017

Pukul 04.00 kita bangun. Hampir saja kesiangan. Bang Luthfi memutuskan salat subuh terlebih dahulu baru summit attack. Alasannya  : 1. jalur sempit terjal berakar licin berbahaya sekali dilalui saat gelap.2. Ketiadaan lapak nyaman tuk salat subuh di track menuju puncak yang minim sekali lahan datar.3. Puncak tidak jauh lagi.maksimal ditempuh 2jam.

2jam perjalanan menuju puncak + istirahat beberapa kali, akhirnya kami tiba di 1346mdpl. Ya, kami semua termasuk Ulfah. Sekali lagi, trip kali ini terasa special karena menyertakan Amir dan Amad dari Rumah Singgah Yatim Al-Bayyinah. Semoga membahagiakan mereka, membuat nbbl tambah sukses. Aamiin.

Alhamdulillah. Trip ini sukses kembali mengantarkan tim selamat sampai ke rumah masing-masing.
Semoga berkesan dan bermanfaat bagi semua.Aamiin


Misteri Kawah Pulosari

Tahun ini luar biasa. 3siswiku diberi kemampuan untuk berinteraksi dengan makhluk2 ghaib. Aku termasuk orang yang percaya dengan kelebihan mereka. Aku senang sekali bisa mendengar cerita-cerita mereka yang cukup menarik. Tentang tangan buntung,kepala buntung di jalan menuju kantin atau di lab IPA yang ditendang2 oleh Sasha. tentang kursi kunilanak toilet lt1.

Kali ini tentang arwah di kawah Pulosari yang diceritakan Sabrina. Arwah bernama Aufa yang mengikuti Sabrina sampai rumahnya di gang masjid. Kata Sabrina, Aufa meninggal secara tragis karena didorong oleh pacarnya dari atas track menuju puncak yang sangat curam oleh kekasihnya. Ya, track pertama dari kawah menuju puncak yang sangat curam didominasi oleh akar dan batu2 besar setinggi 10meter.

Kala itu tahun 2011.Tangan dan kaki patah, darah segar keluar dari hidung dan telinga. Kepala membentur batu besar, membuat pendarahan itu. Aufa masih hidup saat dievakuasi. Sayangnya ia tak bertahan lama. Segera ia menghembuskan nafas terakhir. Jadilah ia penunggu kawah Pulosari.

Mungkin ada benarnya istilah gunung adalah tempat jin buang anak karena jauh sekali dari keramaian. Bisa jadi maksudnya adalah manusia-manusia jahat yang dibisikkan oleh jin2 jahat pula untuk menghabisi manusia lain. Tugas kita adalah mengkondisikan gunung sebagai tempat kondusif untuk tafakkur alam mendekati Sang Pencipta Alam.

Menutupinya dengan skenario seakan itu adalah kecelakaan. Hingga kasus ditutup, tidak diteruskan oleh pihak kepolisian. Tak heran beberapa kasus dalam beberapa film bisa diungkap lewat bantuan arwah. Ternyata masuk akal.Wow, kali ini real terjadi pada siswiku.

Aufa menunggu lama untuk kesempatan ini. Kesempatan ikut orang yang punya kemampuan untuk membawa dan membimbingnya. Sabrina adalah orang yang ditunggu-tunggu. Sejak bertemu Sabrina saat dzikir dan arwah, Aufa sudah sangat tertarik. Di musholla kecil itu Sabrina membimbing Aufa membaca syahadat. Aufa punya keinginan belajar islam lebih banyak lagi. 

Cerita ini tidak boleh membuat kita jadi penakut. Justru  ini harus menambah iman kita pada Allah swt dan makhluk2 ghaib ciptaannya. Aamiin