Selasa, 03 Desember 2024

Dua Malam Gelas Juice Mangga

Dua malam gelas plastik juice mangga

Setengah tersisa

Mulai busuk beraroma

Lalat bertelur dan bakteri berkubang di dalamnya

Kaos kaki adik warna pink terpisah dari pasangannya

Bercampur dengan buku latihan berserakan di lantai berdebu

Kandang pengerat dahulu sering di atas kasur tidur bersama

Sadar juga tiap malam tikus bercanda di sekitarnya

Buang kotoran disela-sela

Ah betapa nyamannya

Segera berserakan serpihan sampah cokelat aneka rasa

Mangkok berisi sisa makanan dan gelas plastik air mineral sudah lebih dari tigamalam agaknya

Sebenci itu sedewasa ini pada siapa?

Sedewasa itu hidup kotor dengan nyaman

Seragam sekolah harian

dijemur malam

Setiap hari ibu mencuci dua ember pakaiannya dan seragam

Semoga ibu selalu Allah beri kesehatan,kekuatan dan kebahagiaan

Karena semua sepakat

Ayah berbuat kesalahan

Ia layak diacuhkan

Layak mendapatkan

Seakan ia tanpa jasa dan peran

Seakan ia tiada pernah berikan kebahagiaan

(luthfimulyadi,albayyinah03/12/24,21.46)




Selimut Hari Ini

Sudah lebih dari tiga hari

Sicantik menjulang tinggi

Pamerkan cantik diri

Hanya bagi sebagian warga DKI

Yang diberi kesempatan dan kemampuan menikmati ciptaan Ilahi

Pukul 08.00 pagi tadi

Selimut awan telah menutupi

Tubuhnya yang besar nan tinggi

Perlihatkan pesona yang berbeda lagi

Kemarin terlihat dari kepala hingga kaki

Meski hari tak pagi lagi

Pagi  tadi hanya sebagian badan lalu kepala

tertutup topi 

Cantik sekali

Selimut awan putih itu membuatnya 

kian kontras  terlihat biru pekat

Bak lukisan semakin memikat

Berawal titik air membentuk kabut lalu berubah menjari awan awan mungil mengikat

Berkumpul membesar lalu berpisah rapih tanpa sekat

Dikota halal haram ditiap jengkalnya

Siapa memvonis siapa

Masih banyak manusia yang tetap  berjuang berjalan pada rel-Nya

Perjalanan spiritual pasti berbeda beda

Untuk itu Allah kirimkan para mufassir yang berbeda-beda

Untuk tegaskan bahwa tujuan kita sama

Tiada perlu paksakan satu keseragaman

Takdir kita berbeda jangan paksakan harus jalani ini dengan kesamaan

Bukan hanya kita yang mampu menangis dengan penuh keyakinan

Mereka disana sini pun mampu menangis sesegukan membela kemanusiaan

Tersurat dan tersirat pesan dalam al Quran

Damaikan,damaikan,damaikan

Suatu ketika di kota Madinah

Sang Ansor rela berbagi dengan Muhajirin karena ukhuwah

Suatu ketika di medan perang dekat kota Madinah

Sekarat bersama dan saling berbohong mengalah

Demi kehidupan saudara tercinta raih ridho Sang Maha Pemurah

Cerita di atas hanya dongeng atau sunnah

Aku yang masih berjuang tetap di rel-Nya menolak lemah

Menolak hancur tiada kata menyerah

Bukan,bukan,bukan tanpa usaha ghaib lalu pasrah

Bukan,bukan,bukan,sumpah

Ratusan lebih pintu surga terbuka bagi kita yang berbeda-beda takdir melangkah

Bismillah aku bersama Sang Maha Pemurah

(luthfimulyadi,albayyinah,03/12/24,19.28)




Segeralah Merapat

Awan awan putih beterbangan

di atas gedung-gedung perkotaan

Terbang jauh tinggalkan induknya yang melahirkan

Hutan melahirkannya selepas hujan

Puncak gunung terlihat begitu dekat seakan di depan halaman

Bagi warga kota jelas ini suatu hiburan sebelum liburan

Yang belum tentu semua mampu realisasikan

Mohonku Tuhan

Mudahkan

Awan-awan putih kecil bagai kapas

Dilepas oleh induknya lalu dikipas

Terbang semakin jauh meninggalkan kata-kata pedas

Mencari kenyamanan bertumbuh kembang 

bebas

Dari pusat kota gedung-gedung pencakar langit itu kecil terlihat

Sementara ketinggian gunung menjulang tinggi berlipat lipat

Sang gunung seakan menyapa kita semua yang lupa rutin berdzikir dan bersolawat

Hai manusia-manusia kecil nan sombong cobalah lihat

Ratusan kilometer diriku yang sangat tinggi ini dapat terlihat

Lalu apalah kalian para budak pengejar dunia yang sering lalaikan salat

Panggilan indah-Nya segera terdengar,segeralah merapat

(luthfimulyadi,albayyinah,03/12/24,18.05)



Kamis, 07 November 2024

Suatu Saat Kompetisi

Harapku suatu saat

Foto karya siswa dipampang dan rekap nilai dapat kami lihat

Di ranking berapa kami coba ingin lebih tinggi lagi kejar dan panjat

Video Sang Juara di upload di youtube agar kami dapat menyimak dengan khidmat

Agar kami bisa belajar dari mereka yang hebat

Harapku suatu saat

Karya tulis ilmiah siswa/i  menulis faktual bahasa natural anak yang taat

Begitu pesatnyakah Grade siswa SMP versus Mahasiswa?

Kasihan para mahasiswa tiada percaya diri jika mendekat

Dimana logika jika semua harus juara?

Sementara lomba hanya beberapa cabang saja

Maukah kita juara?

Realistis selenggarakan banyak lomba rutin  oleh Kecamatan dan Kota 

Beda Selatan beda Utara

Bilakah Utara mampu segera berdiri dan berjalan 

mengejar Selatan yang mampu berlari kemana mana

Mudahkan buat anak-anak kita

Tumbuhkan percaya diri pada semua anak-anak kita

Kita anak siapa?

Mari bersama berkaca

Jikalah katagori Achievement 8 kecerdasan  itu belum kita punya

Terlalu banyak beban anak bangsa ditambah tiada pernah tersimpan dalam Longterm Memory sia-sia

Bagaimana jika prioritaskan fokus pada efektifitas KBM membentuk karakter manusia mulia

Bagaimana jika selenggarakan lomba komunitas baik berkata

Mengusir virus anjing yang tersebar di sekeliling kita

Kita semua para pendidik benteng terakhir suarakan nilai kejujuran karakter mulia anak bangsa

Kita semua pahlawan rela berkorban sesuai porsinya

Mari tingkatkan kembali semangat berkorban para pahlawan menggelora

Ki hajar Dewantara berpesan pada kita

Ing Ngarsa Sing Tuladha

Ing Madya Mangun Karsa

Tut Wuri Handayani mari amalkan bersama

Selamat Hari Guru buat kita semua para guru hebat harapan Bangsa

(luthfimulyadi,ruanggurumin5,08/11/24,14.41)


 

Menyerah Pada Merah

Kita yang menyerah 

Bibir yang harus terlihat merah

Merekah

Basah

Bak aktris income puluhan juta rupiah

Semprot kanan kiri parfum sesakkan nafas tetangga sebelah

Sementara baju harian dicuci ibu ayah

Nyaris Tujuh belas tahun bingung melangkah

Tiada mampu berkaca diri bahkan berbenah

Satu atau tiga tahun lagi entah

Ini urgensi bagi masadepan bangsa

Sadisnya gaya hidup perbudak calon anak-anak solehah

Skin care dan kosmetik membunuh karakter para bocah miskin  yang ingin terlihat mewah

Ada kala ibu dan ayah  ceritakan dahulu kala berkhidmat pada orangtua mencuci, menyapu, mengepel, menjemur menggosok pakaian hingga bercucur keringat basah

Di lain waktu bergadang membuat proposal kegiatan OSIS juga kerap dikerjakan selepas belajar malam gelap gulita di kampung orang dengan mesin tik tradisional telah dilakoni ayah 

Gelap gulita sendirian ditemani oleh bunyi jangkrik yang resah

Ibu dan Ayah butuhkan kamu sekarang, ayolah

Namun itu semua  sangat sulit diterima oleh logika bocah

Untuk itu pentingnya belajar sejarah

Tiap malam doa para ibu dan ayah

Agar anak-anaknya menjadi anak yang solehah

Alfatihah (luthfimulyadi,ruangguru,Jumat,8/11/24,13.21)



Minggu, 27 Oktober 2024

Tidak Boleh Lebih Dari Seujung Kuku

 Suatu ketika seorang suami berpesan pada Istrinya.Besok jangan hubungi aku selama satu hari.Sang istri bingung dibuatnya.

Sampailah saat yang telah dipesankan kepada istri.Ia menjumpai suaminya dalam kondisi lemah tak berdaya.Dokter memvonis umurnya tak lama lagi.

"Selamat istriku,kau mampu tak menghubungiku selama satu hari.Harapanku selanjutnya kau mampu tak menghubungiku lebih lama lagi.Suatu saat kita pasti berpisah.Bumi dan langit pasti akan hancur.Laut pasti surut.Mencinta tak boleh lebih dari seujung kuku.Kecil namun terus tumbuh.Haram mencinta melebihi cinta pada Allah dan Rasul-Nya yang akan menolong kita di akhirat nanti.Demikian suamimu memberi nasehat padamu agar mencintai Allah dan Rasul di atas segalanya

"

(Luthfi Mulyadi,Darul Quran Mulia, disarikan dari Tausiyah RAS FM)

Selasa, 15 Oktober 2024

BUKAN

Bukan

Bukan itu

Konsentrasilah  pada bidangmu

Linier pada ijazahmu

Bukan

Bukan itu

Kau ramaikan saja agendaku

Teruslah kau kejar standarku

Yang tiada pernah sampaikanmu 

Teruslah menengadah padaku

Teruslah tiada artinya kau untukku

Teruslah tiada pernah kau miliki waktu

Bukan

Bukan itu

Berapa jumlah bukumu?

Juara 3 miliki minimal 40 buku

Berapa jumlah jurnal nasional dan internasionalmu?

Kemana dan dimana studimu?

Bukan

Bukan itu

Tiada pernah kau sampai padaku

Jikalah kau korbankan lebih banyak waktu

Segera saja tambahkan anggaran kesehatanmu

Kelas-kelas itu pasti akan tambah gaduh

Bukan

Bukan itu

Hanya penggembira acaraku

Buat apa mengundang doktor jika begitu?

Bagaimana jika  suksesmu bukan suksesku

Bukan

Bukan itu

Bilakah tak harus seragam selalu

Bilakah ada nominasi lain yang dituju

Bukan

Bukan itu

Meski aku kamu kita semua mendamba berdiri tegak di atas panggung itu selalu