Jumat, 19 Juli 2013

bokep (boleh keppo rusuh nyooooooooooook)

“Rusuh Nyoooooooooooooooook!”

“Judul itu harus provokatif biar dibaca sama banyak orang, setuju?,hehehe…..”,
Gak segitu juga sih maksudnya. Tapi pengen banget dah liat komunitas yang berani bahkan nekat kayak Om Jhon tapi bisa berdampak positif. Geng Motor Rusuh, Pecinta Tawuran, Pecinta Free Sex, Pecinta Bokep, Pemerkosa Anak, dan seabrek komunitas destruktif lainnya sering kita dengar di banyak media dan makin membuat kita resah.
Nah, kali ini inginku melahirkan komunitas baru yang gak kalah nekat dan beraninya yang Insyaallah berdampak positif dan membuat pelaku negatif jera, sebagai penyeimbang adanya prilaku-prilaku negatif di sekitar lingkungan yang sama-sama kita cintai. Komunitas apa sajakah itu?,lets cek it out!
1.       The Mercon
Aku menamakannya “The Mercon”, diambil dari nama sejenis bubuk yang terdapat dalam petasan dan sejenisnya yang berdaya ledak ringan. Anganku, mereka adalah anak-anak iseng yang dikenal nakal oleh lingkungannya.  Jobdisk mereka adalah berkeliling mencari pasangan mesum, pacaran di tempat-tempat tersembunyi khususnya di bulan Ramadhan yang seharusnya dimuliakan. Mereka terdiri dari sekurang-kurangnya 4orang yang berani dan kuat secara fisik jika memang harus terjadi kontak fisik. Saat mereka temukan pasangan mesum mereka segera melamparinya dengan petasan sehingga pasangan mesum berhenti melakukan aktifitasnya.
2.       The Slepetan
Kalo gak mau beli petasan, ayo deh kita modalin mereka dengan kreatifitas membuat “slepetan” atau biasa disebut juga “Ketapel”. Cukup dengan  bungkus permen dan karet gelang untuk format yang sederhana. Sebagai pelurunya bisa kita gunakan buah merah seukuran kelereng bahkan lebih kecil yang dapat membuat kulit yang terkenanya gatal-gatal. Pilihan peluru sangat banyak tergantung target yang ingin diserang. Jika pasangan mesum cukuplah dengan buah merah, jika geng motor atau perampok bolehlah gunakan “slepetan” yang terbuat dari batang kayu jambu biji dan karet hitam bekas ban dalam yang mempunyai daya lontar yang cukup jauh. Minimal benjol kalo kena selepetan ini. Sebagai pelurunya bisa digunakan batu-batu kerikil dari rel kereta api atau sekrup tajam. Wuih cadaaaaaaas,pasti mantep kalo kena geng2 motor yang bikin resah itu. Pasukan dalam “The Slepetan” harus lebih banyak karena yang target sasaran pun banyak. Yang tidak kalah pentingnya “The Slepetan” harus menempatkan diri di tempat-tempat yang cukup tersembunyi menghindari kontak fisik langsung dengan target. Seperti di atas rumah/gedung  lantai 3.
3.       Cat Drop
Ranjau  berupa kotoran kucing yang menyengat  ini dapat dipasang ditempat-tempat biasa pasangan mesum beroperasi. Cukup oleskan di pohon-pohon atau buang saja di sekitar tempat-tempat faforit tersebut. Tidak hanya menggunakan kotoran kucing, kotoran apapun bisa digunakan seperti kotoran sapi, bekas lem tikus, bangkai tikus,bahkan darah. Tujuannya adalah agar pasangan mesum tidak menggunakan lokasi tersebut sebagai tempat beroperasinya. Ekstremnya anggota Catdrop bisa langsung boker dilokasi tesebut. Muantap Kan?, cukup bikin mereka tidak nyaman tanpa melukai.
4.       The Ruin
Merusak fasilitas program akses menuju video2 porno dalam hp,laptop,vcd atau dvd. Membuang remote,menyusahkan akses.

Sementara itu yang bisa dishare. Insyaallah nanti ditambah lagi. Semoga keempat model diatas segera bisa segera direalisasikan.Amin
Yang Rusuh Yang Peduli Nyok Rusuh Sambil Benahi Prilaku Lingkungan!

(Luthfimulyadi,19/07/13)


Jhon Weku

Jhon Weku & Usaha Pemberantasan Penyakit Masyarakat
Sebenarnya sejak seminggu yang lalu mau komentari tentang Om Jhon, tapi  baru kesampean sekarang dah. Ya, dua minggu yang lalu aku mendengar dan menyaksikan langsung nama keren ini ramai disebut sebut di media. Polisi kerahkan kemampuan untuk bisa menangkapnya. Bayangkan PSK-PSK kelas kakap yang amboi-amboi pastinya berhasil ditiduri, dikuras hartanya dan dibunuh. Dosa besar yang sempurna. Masyaallah, mantap!
Jujur sebenarnya aku salut pada Om Jhon sebagai mana salutnya aku pada hebatnya pergerakan jagoan bertopeng dalam film “V for Vendietta”
Kita dianjurkan untuk melihat segala sesuatu dengan pikiran yang jernih, betul gak?, sekarang mari kita berpikiran positif. Dengan kehadiran Om Jhon PSK-PSK kakap khususnya jadi lebih hati-hati cari pelanggan. Bisa jadi ini adalah solusi ekstrem untuk memberantas penyakit masyarakat yang kian meresahkan. Jikalau lahir Jhon Weku - Jhon Weku lainnya bisa jadi  pelacuran bisa sedikit dikurangi kalaupun tidak bisa sama sekali diberantas. “So siap-siap ya, dalam waktu dekat Om jhon bekerjasama dengan Kementerian Sosial dan Kementerian Kesehatan akan merekrut anggota-anggota baru tahun ajaran 2013-2014,”hehehe,ngaco lo!”
Yang lebih seru adalah ketika para backing-backing psk kelas kakap ini berhadapan dengan Om Jhon dkk. Para backing pastinya dengan sekuat tenaga akan memburu Om Jhon. Kalaulah kisah ini bisa dituliskan skenarionya dan difilmkan pasti akan lebih seru lagi, entah apa nanti judulnya.
Khawatir dengan penawaran tarif tinggi, mudah-mudahan para psk tidak  pada banting harga, tar sama juga judulnya melacur. Om Jhon dalam banyak dealnya dengan psk selalu berani membayar mahal. Maksudnya karena hati-hatinya  dan tidak mau memasang tarif tinggi akhirnya para psk  pun berpikir sepertinya masih banyak usaha yang jauh lebih menguntungkan selain jual diri. Toh jual diripun keuntungannya tidak seberapa. Beralihlah mereka ke usaha yang lain. Amiin.
“Aku ada saran neh  Om Jhon, gimana biar dosanya gak gede-gede banget, agendanya kegiatan dikurangin lah. Kalau bisa jangan sampe dibunuh. Meskipun dalam Islam pezina yang pernah nikah hukumnya adalah rajam. Gimana kalo kita bikin lupa ingatan aja, jadi gak akan bisa jadi saksi, atau disumpel aja itunya om pake semen, wah lebih ekstrem lagi kayaknya. Itu kalo Om Jhon setuju. Kalo enggak juga gak apa-apa. Lanjutkan perjuangan,hehehe. Sudah seharusnya  hukum itu memang membuat jera. Kalo Kementerian, dan pihak-pihak terkait belum bisa beresin penyakit masyarakat, maka Om adalah salah satu solusi yang revolusioner. Seharusnya banyak juga masyarakat yang berpikir positif yang berterima kasih sama Om.  
Itu aja dulu sharingnya ya!, semoga ada solusi yang lebih mantap dan revolusiner, amin
(Luthfimulyadi,19/07/13)



mtsn1awalnya

Bismillahirrahmanirrahim.
Alhamdulillah indah sekali hari ini. MTs.N1 Jakarta tempatku mengabdi sampai saat ini. Berawal dari kemurahan hati seorang Bapak Lukman Effendi  Kamad pada saat itu 2005-2006 menerimaku sebagai tenaga pengajar dengan meminta 1syarat, mengambil kuliah akta4 sebagai sim mengajar. Tanpa banyak  pikir dan ragu kusanggupi menjalani syarat tersebut.
Beberapa orang pernah bertanya kepadaku, bagaimana caraku bisa mengajar di MTs.N1?,padahal tidak ada seorang saudara dekatpun yang menjadi guru yang membantuku dapat masuk menjadi  tenaga pengajar. Berulang  lagi aku harus banyak  bersyukur, Alhamdulillah, melalui pengamatan tajam adikku tersayang Ridha Bayyinah yang duduk di kelas9 ia membukakan asa untuk menggantikan guru senior Bapak Moch.Hatta yang sering tidak datang mengajar. Lebih dari 5 sertifikat kegiatan yang pernah kudapatkan di pesantren kulampirkan dalam CVku berharap bisa meyakinkan Bapak Kamad bahwa aku mempunyai potensi besar. Hanya dengan wawancara singkat tanpa microteaching Alhamdulillah akupun diterimanya. Alhamdulillah. Bisa jadi ini adalah berkahnya anak pesantren. Alhamdulillah.
Alhamdulillah, disaat beberapa guru-guru yang diterima lebih lama dariku belum mendapatkan jam mengajar aku telah diberinya jam mengajar. Subhanallah. Padahal ada tradisi tidak tertulis bahwa guru baru harus menjalani  serangkaian tugas lain seperti menjaga perpustakaan atau piket bahkan yang paling ekstrem tanpa dibayar, tapi bukan di sekolah ini loh. Masyaallah tradisi yang sangat buruk.  Termasuk Ibu Azizah Wakil Kamad sekarang ,sang  pekerja keras sebelumnya ia pernah bertugas di perpustakaan sebelum mendapat jam mengajar.
Alhamdulillahi rabbil’alamin.

(Luthfimulyadi,19/07/13)

Minggu, 14 Juli 2013

My Dream Team

  My Dream Team

 Baru aja selesai nonton Dream Teamnya  Jacson F Tiago 0 vs Arsenal 7, jadi kepikiran juga pengen terus usaha punya dreamteam. Gak apa-apa semangat terus Garudaku, kami terus mendukungmu!
   Alhamdulillah sampe juga Ramadhan 1434H. Semoga lebih banyak perubahan ke arah yang lebih baik di Ramadhan ini. Tulisan ini cuma mau tahadduts bin ni'mah kebahagiaan tak terkira yang diberikan Allah kepadaku. Maklum guru Bahasa Arab yang baru tumben ngerasain manisnya jadi tiga besar Milo Futsal Cup2011. Terlebih tim kami adalah tim yang baru tumben ikut kompetisi ini dan sangat tidak difaforitkan. Minum Milo dingin sekenyang-kenyangnya, bunyi genderang drum yang bising dari para suporter, musik keras yang keluar dari soundsystem-soundsystem memekakkan telinga, teriakan penonton, hangar besar lapangan chitos, hijaunya sekitar dengan spaduk-spanduk Milo, podium Sang Juara, luar biasa sekali atmosfer di kala itu. Pastinya jadi bagian sejarah mengajarku. Apalagi kalo tidak menjadi terbaik ke-tiga Futsal Cup Milo Cereal Sarapan di Chitos Oktober 2011. Alhamdulillah aku pernah hampir punya dream futsal team di MTs.N1 waktu itu. Ditambah lagi dengan 9gol yang dicetak oleh Fadel Rachmat Rudiyat mengantarkannya menyandang predikat topskor saat itu. Sebagai top skor ia berhak mendapatkan Rp.1000.000,- +HandPhone.  Melengkapi kebanggaan kita, nama MTs.N1 pun tercetak dalam harian Top Skor 2011. Subhanallah wal hamdulillah.

   Skuad MTs.N1 waktu itu bukanlah apa-apa jika di sejajarkan oleh nama-nama keren Tim Futsal SMP-SMP Negeri seperti Al-Azhar 6,8,9,Pangudi Luhur,56 dll yang pastinya mempunyai porsi latihan, lapangan dan pelatih yang handal. Yang mungkin menjadi salah satu rahasianya adalah karakter permainan yang berbeda-beda dan saling melengkapi saat itu. Tak lupa Sedekah dan 8rakaat salat Dhuha sebelum berangkat tanding jadikan tim kita luar biasa.
   Sebut saja Ronaldo (Gk),Faqih(St),Fadel (Mid),Ilyas(Back), dan Rifqi (Mid) yang sekarang sedang dirawat di RS.Cipto Mangunkusumo (semoga segera diberi kesembuhan oleh Allah swt). Alhamdulillah mereka (tim inti) khususnya Rifqi mempunyai hubungan yang sangat baik denganku. Ia pernah juga diikut sertakan lomba khutbah pada tahun 2012. Sifatnya yang humoris dan cerdas membuat banyak teman-teman dan guru sayang padanya. Jujur saat mendengar ia kecelakaan, dan dirawat hati inipun merasa sangat sedih. Anak multitalenta sepertinya harus didorong untuk meraih kesuksesan yang luarbiasa. Sekali lagi semoga ia diberi kesembuhan oleh Allah swt.
   Tak lupa juga akan kusebutkan nama-nama yang pernah tergabung dalam skuad inti futsal MTsn1 pada kesempatan ini. Menjadi pelapis Rifqi dkk, ada Sahal (GK) yang sempat dilarang ibunya ikut lomba, Fiqri jagoan Manggarai, aku merekrutnya karena ia mempunyai postur badan yang cukup tinggi besar cukup cocok menjadi orang terakhir di barisan belakang, Firhan yang sekarang kelas9 dan semakin juga malas latihan. Akibatnya tidak satupun tropi kita rebut 2tahun belakangan.
   Ditahun sebelumnya 2010 kita pernah menjadi terbaik kedua setelah dikalahkan tetangga kita sendiri MTs.Al-Khairiyah di SMA 79. Nama-nama seperti Deni Ilyasa, Muhammad Luthfi (ia yang mengenalkanku pada bakat terpendam Rifqi), Faris Fahrezi (St)abangnya Firhan yang gantengnya gak ketulungan (yang jangkauan gowesnya sudah sampai Ujung Kulon Sukabumi (Subhanallah kuat bgt tuh kaki), Faqih, Fadel, Abi Zar (GK) (sang pelatih basket yang visioner).
   Di tahun 2010 kita juga pernah menjadi terbaik ke-tiga di Istiqlal Cup Maulid Nabi Muhammad saw. Pada waktu itu sebenarnya permainan kita tidak terlalu baik. Faktor keberuntungan dan kiper yang tangguh sepertinya banyak membantu, siapa lagi kalo bukan Muhammad Ilham. Justru waktu itu aku belum melihat bakat Fadel sang Top Skor Milo Cup Chitos 2011.
  Mundur lagi di tahun 2009, aku mengawali debutku sebagai teman main anak-anak (kalo terlalu keren disebut Coach), MTs.N1 pernah menjadi juara harapan1. Ayubi,Suswantoro,Taufik,Rian Sandria dkk mengawali adik-adiknya mengejar prestasi-prestasi di bidang ini yang Insyaallah lebih baik lagi. (luthfi mulyadi,14Juli2013)


Sabtu, 22 Juni 2013

Gunung Gede2958mdpl 4beginer

    Ketinggian itu sangat ingin kucapai kala itu, meski belum tahu persis berapa ketinggiannya. Setelah nikmati musim hujan di camping ground Mandalawangi Cibodas bersama teman-teman kelas TH 2000 yang lain. Lagi niatku tuk kunjunginya terhalang cuaca buruk Desember2001. Tekadku di kesempatan yang akan datang aku akan kembali memperjuangkannya.  
  Tibalah musim pendakian baru sekitar Agustus 2002. Kuajak lebih dari 5orang teman-teman untuk menjajal ketinggian ini. 2958mdpl. Kupastikan akan indah sekali perjalanan kita kepada teman-teman Pesantren Darussalam khususnya, Ridwan, Afifi, Arif, Hasbi, Fahrul, Soleh, Maulana dll. Merekapun merespon positif ajakanku. Gembira hatiku akan segera capai ketinggian itu bersama teman-teman dekat.
  Sendiri kubooking pendakian tersebut dengan sepeda motor menuju Cibodas karena saking semangatnya.2minggu kupersiapkan pendakian tersebut. Satu persatu kawan-kawan mengundurkan diri mereka tanpa alasan yang jelas. Kecewa sekali perasaanku saat itu,  sampai akhirnya aku dan Maulana tetanggaku yang tersisa dan memutuskan tetap berangkat. Beruntung sekali saat itu aku berkenalan dengan anak-anak Pam Atas Cilandak, yang artinya aku dapat mengandalkan pengalaman mereka.
    Pada harinya, pada pendakian pertamaku aku membawa 3liter air dari rumah, tenda pramuka tanpa matras, dan tiangnya, kardus indomie sebagai ganti matras. Betapa berat langkah pertamaku sejak dari rumah. Tanpa pengalaman yang cukup, wajar memang jika seseorang membawa bawaan terlalu banyak saat pendakian.
    Teman-temanpun mengingatkan kala perjalanan sudah mencapai Kandang Badak. Ketika energi sudah banyak terkuras akibat membawa terlalu berat beban khususnya air selama lebih dari 4jam pendakian.  Akhirnya 2liter airpun kubuang demi meringankan beban. Terlebih rekan-rekan baruku ini adalah tipe pendaki yang senang sekali beradu stamina, beradu cepat sampai puncak.Luar biasa sekali mereka. Nyaris Maulana tetanggaku pingsan karena tidak kuat mengimbangi kecepatan mereka demikian juga denganku. Aku pun meminta mereka memperlambat langkahnya. Tapi itu hanya berlangsung sekitar 5menit. Aku dan Lana kembali harus mengejar mereka dengan sisa-sisa kekuatan.
    Tak buruk memang mempercepat langkah kala stamina kita mumpuni, buktinya kita dapat sampai di Surya Kencana pada sore harinya sekita pukul 17.00. Yang kutahu jarang sekali para pendaki terburu-buru seperti itu. Kebanyakan mereka akan camp di Kadang Badak atau di Puncak demi menikmati pendakian mereka. Bisa jadi karena mereka memang sudah sangat ingin sampai di Surya Kencana secepatnya. SK saat itu Agustus 2002, butir-butir embun di atas rumput membeku karena sangat dinginnya. Dan uniknya aku menjalani malam harinya hanya beralaskan kardus Indomie dan tikar tanpa sleepingbag dengan juga tenda pramuka.Mantap!
    Berturut turut setelah itu aku kembali menjumpai Surya Kencana dengan rekan Arkadia dalam pendakian massal 2003, Opik,Fikri,Pendi 2005, Muhajir,Nanda dkk2006,Pero Fikri,Agil2007,Slamet-Pendi Pangrango 2008,Opik 2009 via Selabintana,,Cyber2010. Alhamdulillahirabbil'alamin.

Senin, 10 Juni 2013

sanksi vs pelanggaran


"Terlambat ya?"
"Iya"
jawabku agak berat. Kali ini bukan karena berapa rupiah yang harus kubayarkan, tetapi tidak dapat meminjam kembali buku yang kuinginkan membuatku kecewa. Terlebih sudah kuluangkan waktu di pagi hari meninggalkan tugasku sebagai panitia PDB Apapun sanksinya aku harus dapat menerima dengan lapang dada. Masyaallah!
"Sanksinya bapak belum bisa meminjam buku lagi sebelum tanggal 13Juni ya pak!"
"Fyuh, ....Ok deh",
jawabku kecewa. Betapa tidak, sebelumnya sanksi terlambat mengembalikan buku hanya harus membayar Rp.500, perhari sesuai keterlambatan. Semoga kebijakan baru ini dapat memberi manfaat bagi banyak pihak. Amin.

 Sanksi VS Pelanggaran

"Siswi SMP jadi mucikari di Surabaya"
"Siswi rekam & Unggah video mesumnya di Youtube"

     Masyaallah, 2berita yang semakin membuat kita resah tertulis di yahoo & Facebook. Baru saja aku dapat sanksi dari perpumda tidak dapat meminjam buku 2hari kedepan. Hal itu cukup membuatku jera. Pikirku "sudahkah anak-anak/remaja belasan tahun yang melanggar hukum atau norma telah mendapat sanksi yang dapat membuat mereka jera sehingga tidak mengulanginya lagi?","siapa kemudian yang berhak memberi mereka sanksi?", pikirku betapa pentingnya fungsi sanksi dan revitalisainya jika dihadapkan pada masalah-masalah yang semakin berat semakin harinya. Dalam kata lain sanksi justru adalah kebutuhan manusia sebagai makhluk tuhan yang mempunyai peradaban. Manusia dengan begitu banyak kepentingan-kepentingan yang sering sekali berseberangan harus tunduk pada peraturan dan sanksi.Terlebih di zaman yang kian meresahkan dengan pengaruh permisifnya. Bagaimanapun harus ada peraturan, sanksi dan penegak hukum yang kuat. 

Saat Senioritas Menjadi Penting

    Satu dasawarsa terakhir semakin sedikit didengar kata senioritas. Padahal jika dipikir kembali senioritas menjadi cukup penting dalam perilaku seseorang dalam tatanan kehidupan sosial. Lebih dari 10tahun yang lalu seorang dewasa bisa jadi  tidak akan mengizinkan seorang remaja menonton film dewasa  karena dirasa belum berhak. Orang dewasa pada saat itu merasa punya privasi untuk berkumpul bersama orang dewasa lainnya sehingga keberadaan seorang anak remaja di dekatnya membuatnya risih, begitu juga dirasakan para remaja pada  anak-anak  di bawah umur mereka. Di sisi lain seorang remaja dengan sendirinya merasa canggung untuk berkumpul dengan orang-orang dewasa karena juga merasa menghormati hak orang-orang dewasa. Bolehlah kita sebut sekat-sekat tesebut adalah produk orang-orangtua kita lebih dari 30tahun yang lalu. sehingga jelas ada dunia anak, remaja, dan dewasa pada saat itu. Tidak demikian sekarang keadaannya. Sekat-sekat budaya tersebut berhasil dihancurkan oleh budaya permisif.  Bahkan dalam satu surat kabar pernah ditulis "nonton bareng video porno kakek dan cucu", wuedan memang. Hanya ada satu kata mari imbangi  dengan peraturan dan sanksi yang lebih manusiawi pastinya. Tujuannya adalah memanusiakan manusia yang lupa dirinya adalah manusia

Sanksi Edukatif
 Tidak harus dengan kekerasan. Alhamdulillah, pernah juga aku memberi sanksi tulis sebanyak 1000kali menulis kalimat
"saya anak baik dan terus berusaha berpikir positif"
pada siswa yang ketahuan pacaran berlebihan. Hasilnya merekapun jera. Pastinya juga dilengkapi dengan bimbingan dan arahan-arahan melalui diskusi yang cukup intens. Banyak sekali sanksi-sanksi edukatif yang dapat dikembangkan dan diterapkan oleh kita sebagai orangtua. Seperti, sita hp saat malam hari, sehingga memastikan anak tidak bergadang, terlebih saat menjelang ujian. Karena ini tentang pembentukan karakter, dan karakter manusia adalah suatu yang cukup sulit dibentuk jika tidak dipaksakan.. Bukan hanya tentang  tega, kejam  dan tidak, tetapi sanksi memang untuk memberi efek jera,  sehingga wajar jika dirasa memberatkan awalnya,sehingga anak-anak kita dapat menjadi  pribadi yang taat hukum Semoga usaha kita diridhoi  Allah swt.Amin. (luthfimulyadi,11Juni2013)  





09.24 AM

Bismillahirrahmanirrahim.
Masih di luar perpumda Nyi Ageng Serang. Alhamdulillah entry nilai bahasa Arab dan penjas selesai. Tinggal di serahkan ke ibu Azizah M.Pd. Masih manfaatkan wifi lantai 7 perpumda. sayang-sayang. wifi di MTs.N1 sering tidak beroperasi dengan baik belakangan ini.  Kemarin belum sempat kembalikan buku yang kupinjam 2minggu lalu. Hari ini lagi pengen bgt main PS2 atau mancing, tapi  belum tiba masanya. Panitia PPDB masih menungguku di MTs.N1. Segera  selesaikan tulisan ini, ke toilet,  salat dhuha dan cari buku baru buat latihan baca Izza di rumah. Laporan selesai.
Alhamdulillah (selasa,11Juni2013)