Minggu, 30 September 2018

sampaipada01okt2018

Bismillahirrahmanirrahim.
Sampai pada hari ini harus dengan senyumku
Ayah berpulang 09Juli 2018
Bunda menyusul kemudian 03September2018
Antarkan keduanya ke liang peristirahatan terakhir
Daftar, Surat izin bulanan, obat darah tinggi, Kamar rawat inap, Masjid, IGD,ICU,Peluk cium anakmu, alat bantu nafas, kamar Jenazah, masjid,ambulans,bendera kuning,
Innalillahi wa innailaihi Roji'un
Setelah puas kutemani keduanya jalani terapi duniawi
Allah lebih memilih mereka tuk kembali
Tenang istirahat di taman indah sana
Semua berbeda sama sekali
Bukan beban melainkan Amanah mulia demi anak bangsa
Bismillah kuatkan kami
Jikapun tak sekuat keduanya setidaknya kita tlah berusaha
Sampai pada tak lagi minat dampingi mereka berlatih
Semakin yakin tak mungkin
Bullshit
Berakhir masa seorang single fighter
Percayakan sepenuhnya pada pelatih yang baper
Percayakan pada alumni entah sampai kapan
Alhamdulillah leganya tak lagi peduli
Alhamdulillah lega luar biasa
Alhamdulillah nyaris setahun coreng di muka
Alhamdulillah indahnya tak lagi sombong
Alhamdulillah indahnya tak butuh kalian yang katanya cantik
Alhamdulillah kuatkan butuhku hanya pada-Mu Ya Rabb
Tak minat lagi terlibat dalam kepanitian LRP Ranting
Tepat sekali Kau berikan sakit ini sebagai alasan
Sampai pada syarat cpns 35tahun
Pastikan kumakin butuhkan-Mu Ya
Pastikan Ya Rabb
Pastikan kusabar ikuti skenario indahmu


Selasa, 20 Maret 2018

nbbl3428mdpl



Bismillahirrahmanirrahim.

Berkali-kali Bang Luthfi (bl) berniat tuk pensiun  mendaki gunung. Baru saja ia berniat pensiun, tawaran itu datang lagi dari anak-anak kesayangan. Ya, sejak November 2017 wacana mewujudkan berdiri di atas awan 3428mdpl sudah mulai dibicarakan.

 Jujur ini adalah tantangan berat bang luthfi 37tahun yang berniat pensiun. Sumpah ini berat. Biar kalian saja yang muda2,ahay... Teringat kembali solo hikingnya yang sukses di tahun 2011 ke sana. Jika bukan anak-anak kesayangannya yang meminta, mungkin ia takkan penuhi. Sayang, beberapa justru tidak ikut serta. 


BL mulai berpikir keras mencari usaha pengganti nbbl. Usaha ini resikonya terlalu berat, sedangkan untungnya tak seberapa. Terlebih Nbbl ngotot dengan konsep privatetrip terbatas maksimal 9orang.

 Sekali lagi nbbl tidak pernah berpikir untuk dapat untung berlipat-lipat seperti opentrip yang bisa memberangkatkan 30 peserta sekaligus. Safety First itu yang diutamakan nbbl. Nyawa manusia teramat berharga jika harus mati sia-sia. Tanggungjawabnya itu luar biasa beratnya.

Usaha pengganti nbbl tak kunjung datang. Bahkan BL sempat mencancel Nbbl Sumbing 3371mdpl Desember2017, meski tiket sudah terbeli. Waktunya mengabdi pada orangtua yang sudah membesarkan kita.

 Keduanya terserang stroke masuk rumah sakit. Alhamdulillah kondisinya semakin membaik hingga BL bisa kembali berangkat nbbl 3428mdpl. Alhamdulillah

Satu persatu peserta cancel karena ada acara yang lebih penting. Peserta belum sesuai target. Semangat untuk membesarkan nbbl kembali bergelora. 3tahun lagi kesempatan BL untuk berjuang diangkat menjadi PNS tanpa kejelasan. Jika tidak, BL harus terus berjuang demi keluarga kecilnya. Demi trus promo nbbl, meski 5peserta harus tetap berangkat. 

Trauma jauh dan beratnya track Gn. Slamet buat fisik yang tak prima kembali menghantui. Jujur BL bukan orang yang rajin jogging/olahraga. Solo hiking jauh lebih mudah dibanding membawa jama'ah. Bismillah, BL kembali menguatkan niatnya.

Alhamdulillah. BL dapat keluar meninggalkan rapat panitia pelepasan kelas9 sebelum usai untuk membayar tiket bus pukul 14.00. Untung antrean belum terlalu panjang di PO. Sinjay mampang. Sport jantung perjuangkan dapat tiket berangkat dari Mampang. Dapat tiket, kembali ke MTs.N1, fingerprint, ambil carrier di Pancoran, titip motor di buncit1.

Pukul 15.30, setelah salat Asar di rumah orangtua, hujan deras mengguyur. Belasan panggilan tak sempat terjawab di hp. Bismillah, BL berlari dengan payung kecil bergambar mobilan anak-anak menuju PO Sinjay Mampang.

  Tukang ojek yang biasa mangkal di depan pos FBR keliatannya sedang cuti. Kembali BL menguatkan niatnya meneruskan joging sore ke mampang nostalgia 7tahun lalu.

Pukul 16.15 Alhamdulillah jama'ah sudah berkumpul semuanya termasuk kang Dadan temannya pak Bisri. Pukul 17.00 Sinjay berangkat menuju Rumah makan Cikamurang sekitar Indramayu Jawa Barat. 

Sinjay penuh sampai Cikamurang. Fans berat Sinjay tak peduli harus berdiri 2jam demi naik Sinjay. Sampai Cikamurang pukul 21.30 wib. Alhamdulillah tidak terlalu macet di gerbang tol Cikarang.Ini tidak normal. Jika normal bisa makan waktu sampai 3jam antrre.

 Pesta bus cantik di Cikamurang. Subhanallah. BL puas pandangi bus2 cantik yang parkir dan hilir mudik keluar rumah makan. Baginya tiap orang harus menikmati tiap bagian dari trip ini termasuk menikmati bus2 cantik yang 100%halal dicumbui.Eaaa

Pukul 22.30 bus  transit Cikamurang. Terbang dan melompat bersama bus Eksekutif cantik ke Bobotsari. Ah, luar biasa nyamannya bus ini. 03.15 sampai di Bobotsari. "udeh sampe?", tanya heran kang Dadan. Bus itu benar2 melaju, melompat seperti di film Tayo kegesenangan Aisyah putri BL. Tahajjud, menunggu subuh sementara yang lain makan dan ngupi.


"Beli gak ye?, Beli"
Setelah lama menunggu bukanya loket. Sempat berpikir untuk tak membeli tiket karena khawatir jama'ah tidak akan sampai tepat waktu di terminal.

Idealnya memang jama'ah butuh minimal 4jam tuk rehat di basecamp sebelum kembali pulang ke Jakarta. Sayangnya hari senin BL memang punya tanggungjawab mengajar.

Pukul 07.00 BL pun kantongi tiket pulang. "16.00 harus sudah sampai di terminal ya" , kata penjual tiket. BL tak begitu menggubris pesannya."bercanda saja kau" bisiknya dalam hati. Jika benar trip ini benar2 padat waktunya. "Bismillah deh"tukas BL.
                                       

Angkotpun mulai bergerak meninggalkan basecamp meninggalkan terminal. Bayang2 tiket hangus karena jama'ah tidak akan sampai tepat waktu kembali membayangi. Sekali lagi "Bismillahi Tawakkaltu 'alallah, La Haula Walaa Quwwata Illa Billahi", ucap BL.

Mendung sedikit menghiasi di bagian timur. Tak lama semburat merah muncul disusul puncak-puncak gunung di Wonosobo & Temanggung. Ya, Sindoro 3153mdpl & Sumbing 3371mdpl menampakkan dirinya. Subhanallah indahnya.

Teringat kembali nbbl Prau yang suram 2016 lalu. Ketika jama'ah di hadang badai di Sunrisecamp. Pagi itu sebenarnya BL minta jama'ah tuk hunting foto gn. Sindoro& Sumbing saat awan tidak menutupi keduanya. Moment itu sangat singkat sebelum jama'ah tiba di basecamp.

Sabtu, Maret 2018 pukul 08.30 Jama'ah tiba di basecamp. Urus simaksi, sortir barang bawaan, titip di warung Ibu Ati. Beli nasi+lauknya serta lengkapi logistik yang kurang.

09.00 wib kita mulai tracking. Sebelumnya kita berfoto ria di depan basecamp& gerbang kaya orang-orang.Ahay. Tak lupa kita membeli bibit pohon untuk membantu konservasi alam. Salut untuk para volunteer.

Hujan deras antar ke pos2 pukul 14.00. Sebelumnya kita isi air sebelum pos1. Anak-anak menyebut air itu Marjan karena agak keruh. Di perjalanan menuju pos 2, ada jama'ah yang mau ee' dan ia terus menahannya hingga turun. 

Buat BL itu adalah siksaan yang perih jika harus menahan yang memang harus kita keluarkan bisa menimbulkan penyakit bahkan. Sedikit berbagi tips buat yang mau ee' di gunung pilihlah waktu yang tepat. 

Biasanya pukul 21.00wib atau 02.00 saat pendaki lain terlelap. Alternatif lainnya adalah saat hujan ketika para pendaki banyak yang berteduh di beberapa titik dan tidak beraktifitas. Saat itulah yang tepat buat ee'. Kubur kembali ee' kita minimal tutupi dengan daun/batu.Ingat juga kita boleh di   jalur pendakian. Kasian yang kena ranjau nantinya.Ahay...

Di Pos 2 kita sempat rehat karena hujan yang tak jua berhenti. Masak air seduh milo/susu untuk kembalikan energi. Minum air hangat sangat penting saat hujan untuk antisipasi terserang hipo. 

Kang Dadan kram serius  hingga tak mampu melanjutkan perjuangan Pak Bisri dan Pak Lahmudin terpaksa hanya sampai pos2 camp di sana.

Kembali ke formasi awal 6orang.

Kami ber6 pun meneruskan pendakian menuju pos3.
Hujan deras antar ke Pos 3 pukul 16.00. semula target ke pos5/6. Semua pos full. 50meter sebelum pos3 BL meminta  Raihan & Fadil untuk survey. Adakah lapak tersisa di  Pos3 hingga tak harus bolak-balik. Sementara BL sudah mengikat flysheet di suatu lapak antisipasi pos3 penuh.

Fadil kembali dan menginformasikan ia dapat lapak. Jama'ah yang lain pun kini menggotong carrier raihan. Alhamdulillah. Senang melihatnya jika jama'ah bisa diajak kerjasama.

Sesuai yang dikatakan BL. Segera dirikan tenda karena cuaca di gunung cepat berubah. Benar saja hujan reda 15menit lalu berlanjut kembali hingga pukul 21.00. Alhamdulillah sebelum hujan turun tenda sudah berdiri. Tinggal BL yang masih di luar memastikan tenda safety.

 Celana training, kaos,sepatu, kaos kaki basah semua. Awalnya sangat pesimis untuk summit. Kita pasrah hingga pukul 20.30 wib hujan belum juga reda.

Alhamdulillah pukul 21.00 hujan reda. BL segera membangunkan jama'ah untuk prepare. Optimis itu muncul kembali setelah hujan reda. Prepare 2jam makan, minum coklat panas dan kembali terlelap. Pukul 22.00 kita lanjutkan pendakian meski perlengkapan sangat tak ideal. BL hanya mengenakan celana pendek, sepatu tanpa kaoskaki, jaket ditambah raincoat 15ribuan.

BL meminta jama'ah untuk membawa karena jarak yang masih sangat jauh khawatir jama'ah ada yang terserang hipo. Tak lupa kompor pun dibawa untuk bantu menghangatkan tubuh di suhu yang  sangat dingin setelah hujan. 

Lampaui Samarantu pos4 menjadi suatu yang sulit karena track licin. Alhamdulillah saat itu kita dibarengi oleh pendaki dari Pemalang Jateng.

Sesampainya di pos5 kita tidur di gubug terbuka. Belasan carrier dan perlengkapan outdoor merk ternama terhampar di sana dengan amannya. Para pendaki seakan telah mengikhlaskan jika barangnya hilang karena saat itu yang terpenting adalah melindungi diri dari dingin dan beristirahat.

 01.30 wib.Solihin dan Fadil muntah. kembali diserang gundah ketidak siapan summit. BL kembali membakar semangat jama'ah lawan dingin, ngantuk dan lelah. Tinggalkan deuter dan consina mahal di warung. Alhamdulillah hasbie rela kembali menjaga deuter yang sulit terbeli bang Luthfi. Tks brader.

Lampaui pos 6, pos 7. Kembali berlindung dari dingin dan rebah di bedeng pos7. 03.30 lanjutkan perjuangan ke Pos8. Pos 8 kembali terserang dingin. Tiada kata lagi lawan. Salat subuh di batas vegetasi. Subhanallah indahnya.


Alhamdulillah semburat merah bangkitkan jiwa raga. Selamat pagi Indonesia. Allahu Akbar teriak keras bang Luthfi tumpahkan emosi. Bakar kembali semangat jama'ah yang masih tertinggal di bawah. Fadil pimpin pasukan. 06.00 tiba di 3428mdpl Alhamdulillah.



















BL terus memanggil jama'ah yang belum sampai puncak. Akhirnya semua bisa sampai puncak. Alhamdulillah. Satu yang BL lupa katakan ke jama'ah bahwa plang 3428mdpl ada di ujung sebelah barat laut. Tak masalah karena kita memang sudah mencapai puncak.

Yang BL heran pada saat itu Raihan, Shendy, Solihin seakan lupa targetnya adalah puncak. Jika tak salah dengar mereka sebenarnya merasa cukup berada  50meter di bawah puncak karena tersihir indahnya sunrise dan lautan awan.

 Turun dari puncak 3428mdpl Raihan terkilir di pos8.Masih jauh sekali dari camp pos3. Pendaki lain yang melihat Raihan sakit segera membantu memberikan hotcream. 10menit BL mengurut Raihan akhirnya dapat berjuang kembali meski tertatih dan lambat. 

BL sempat memberi intruksi untuk pulang duluan bawa tiket dan tinggalkan BL dan Raihan. Manfaatkan tiket biar tak rugi. Luar biasa sekali solidnya jama'ah menolak. "Berangkat bersama pulangpun bersama pak", tukasnya. BL hampir menangis mendengarnya. Mereka tak peduli harus mengeluarkan uang lagi demi kebersamaan.

Pukul 01.00 sampai di pos3. dan packing cepat ala bang Fadil  Hujan dan banjir aliran air antar kami menuju pos1.Basecamp begitu jauh kami tertatih. "You are awesome gais!"

15.30 sampai di basecamp. lapor diri dan cari luxio pengganti angkot.hubungi sinjay agar menunggu
16.15 sampai di terminal. Alhamdulillah

Rabu, 14 Februari 2018

"bocah ngapa ya?", dari kami titisan Kan'an


"Bocah ngapa ya?"
untukmu yang  kami buat cacat
untukmu yang katanya modus
untukmu yang katanya katanya

"Bocah ngapa ya?"
untukmu yang mencoba tobat
untukmu di dalam kelas
untukmu dari kami di depan hidungmu

"Bocah ngapa ya?"
untukmu yang mencoba tobat
untukmu yang mencoba bertahan

untukmu dari kami titisan Kan'an

"Bocah ngapa ya?"
untukmu sang pewaris
untukmu yang mencoba amanah
untukmu yang kehabisan suara

"Bocah ngapa ya?"
untukmu yang ingin kami ludahi
untukmu yang ingin kami injak
untukmu yang ingin kami kencingi

"Bocah ngapa ya?"
untukmu tiada harap
untukmu tiada kesempatan
untukmu  tiada tiada

"Bocah ngapa ya?"
Untuk kemenangan kami
Untuk Kekalahanmu
Untuk Kesengsaraanmu


"Bocah ngapa ya?"
denganku Tuhan
denganku Impian
Doaku  الّلهم اهد قومي فإنّهم لا يعلمون

Selasa, 13 Februari 2018

Lidahmu apakabar?


Lidahmu apakabar?
Sebelum mati ingin kubakar
Sebab kau tak takar
Hidup itu tawar menawar

Apakabar otak lancang?
Sebelum mati ingin kucincang
Tak perlulah tantang menantang
Bukan tentang kalah dan menang

Apa kabar bibir yang molek
Sebekum mati ingin kurobek
Matamu harusnya melek
Kita bukan wayang golek

Lidahmu masih di sini
Lidah sakti pemberani
Ingin kuiris-iris puaskan hati
Sepuas hatimu membenci

Di sini hati gusar
Lidahmu masih lapar
Biar aku terlempar
Di terminal terdampar

Cantinya bus melintas
Langit biru tanpa  batas
Debu jalan terhempas
Kuadukan Pada-Nya bebas

Bus cantik kuingin sandar
Dalam pelukmu sadar
Obati hatiku yang memar
Sebab ludah lidah yang kasar

Pada jarak jauh
Pada-Nya terus kukayuh
Agar kaki tak layuh
Semangat terus kuunduh

Kemenanganmu nikmatilah
Kuakui aku kalah
Perlahan kususun tanpa lelah
Balas dendam tanpa celah

Selasa, 05 Desember 2017

akan terus kutulis

Akan terus kutulis resah
hingga remuk tulang gundah
bertinta ludah
kepala menengadah

Akan terus kutulis resah
Hingga habis gundah
Meski berdarah darah
Tercecer di tanah

Akan terus kutulis
Dengan air mata luka
Lubang kubur terkikis
Airbah banjir mengemis

Akan terus kutulis
Meski Hina
Meski terhunus
Dikekang masa

Biar Hina
Biar Cerca
Tentang manusia
Bukan Dewa

Akan terus kutulis
Hingga Ajal menjelang
Udara menipis
Di gunung tinggi menjulang

Akan terus kutulis
Coba susul Binatang jalang
Hidup nyaris amis
berbuah bintang

Akan terus kutulis yang kubisa
yang kurasa
tentang fana
abadi bersama jiwa merdeka
(06Des17)

Nyontek Sah

Nyontek
Sah
Cetek
Tanpa resah
        HP
Sah
Games
Mudah

      Terbahak renyah
              Sah
              Mudah
              Pewaris tlah menyerah

        Pewaris kalah
Mulut bungkam
Nista air ludah
Hati menggumam

Hai pewaris
Ikuti saja
Masinis
Gila bersama

Ketika
Kita gila
Kau hina
Kami mulia 

(06Des17)

Salam Umpat

Salam,sapa kulamat
Yaaaah, kudapat
Langit cerah diumpat
Ketus tersemat

Atas nama benci
Iri hati
Kau suci
Caci maki

Siapakah?
Koruptor kah?
Pembunuh kah?
Hei, patutkah?

Dua kali terbenam
Berharap padam
Kembali bakar dendam
Terus tikam

Perih mata
Silau pandang
Bunuh asa
Dosa panggang

Terbaik bungkam
Mata pejam
Hindari rajam
Meski tergoda dendam

Bismillah
Hancurkan pasungan
Alhamdulillah
Pada-Nya sandarkan

Bismillah
Mulut pendosa ucapkan
Alhamdulillah
Allah pasti ampunkan

صلّى الله على محمّد
صلّى الله عليه وسلّم


 (06Des17)