Selasa, 18 Juni 2024

Jilid32

 

Jilid32

 

Ah sial,sumpah penasaran

ingin pastikan  jilid 11,26 dan 32 ada puisimu

Karena disana ada puisi-puisi anak-anakku

Ah sial ternyata jilid 1-32 belum terbit seperti janjimu

ISBN dalam buku-buku itu tolong pamerkan padaku

Maklum saja ada uang ada barang ditambah trophy dan sertifikat agar  cepat laku

Ah sial,ini buatku semakin penasaran justru

Jilid 11,26,&32 halaman depan kutunggu

Tak peduli aku pinjam dari rekan guru

Sumpah penasaran dalam tiga jilid itu

Adakah namamu

Jika mungkin,akan kuperiksa jilid 1hingga 32 jika mampu

Sialnya tiada uang di saku

Gila saja jika harus kubeli semua itu

Dua juta delapan puluh ribu

Bodohnya juga demi mendapat trophy dan sertifikat harus bayar tiga juta dua ratus lima puluh ribu

Sumpahku,namamu akan terus kuburu

Maafkan aku

(BR,kamartidur,26/11/23,13.20/)

***

65Ribu

Jika kau punya 65ribu

Pastikan buku pelajaran wajib belikan dahulu

Sudah 5bulan belajar   tanpa buku

Layaknya perang tanpa senjata,dungu

Jika kau punya 65ribu

Pastikan iuran tahfiz terbayar tepat waktu

Para ustadzah jauh sudah berkorban waktu

Jika kau punya 65ribu

Cicil dulu hutangmu

Jika kau punya 65ribu

Pastikan beras ada di rumahmu

Jika kau punya65ribu

Gunakan semaumu

Beruntung kau

bukan bagian dari buku itu

Jika kau punya 65ribu

(BR,depankipasangin,26/11/23,14.25)

***

 

Pro Israel

Laskar Merah mulai berulah

Pukul saudara sebangsa setanah air menginjaknya di tanah

Pro Israel mulai keluar di sosmed dan tv satu persatu tak menyerah

Sang pengkhianat akan dibiayai Zionis tak peduli tumpahkan darah

Negara ini tak boleh kalah

Ingat perjuangan dulu

hingga titik kemerdekaan berdarah-darah

Pesan itu sangat jelas dalam Pembukaan UUD 1945 dan Pancasila Jangan sekali kali melupakan sejarah

(BR,depankuburan,26/11/23,17.04)

***

 

 

 

 

Apa Yang Harus?

 

Apa Yang Harus?

 

Tiada salahmu,

buat apa kumaafkan?

Guru-guru yang banyak berjasa dan berkarya

di sana jumlahnya ribuan

Tiada mereka keluhkan

Takdir guru tegakkan aturan demi pendidikan

Disikapi dingin meski kepanasan

Suatu saat kau dan teman-teman akan rasakan

Pentingnya pendidikan

Sadarku sering marah karena harus meluruskan

Lihat saja,guru-guru yang konsisten tegas katakan kebenaran

Selamanya mustahil terpilih sebagai guru favorit kalian

Sabarlah,aku tahu kau bukan seperti kebanyakan

(BR,ruangguru,24/11/12/23,10.59)

Maafkan

 

Maafkan

Aku tak berani foto bersama maafkan

Aku tak berani ucapkan

Aku tak berani tepuk tangan

Aku tak berani beri senyuman

Tak berani suara kuberikan

Mereka terlalu mengerikan

Aku hanya kucing di simpang jalan

Maafkan

(BR,ruangguru,24/11/23,10.44)

Jilid31

 

Jilid Ke31

 

Yth Ibu bapak   cover depan

Adakah tulisanmu dalam 31jilid buku yang kalian rencanakan

31jilid berarti 31tulisan

Yth Bapak Ibu di cover depan

Jika benar Angkat topi buat kalian

Layak menjadi panutan

Jika tidak,ini adalah kebohongan dan pembodohan

Yth Bapak Ibu di cover depan

Ini harus berdasar pada etika penulisan,penerbitan

Saranku jika mungkin   kalian lakukan

Pilih satu puisi terbaik dari tiap jilid sebagai judul di depan

Tak elok penggerak literasi nasional miskin gagasan

Lalu hapus logo lambang pembatasan kalangan

Demikian syarat ISBN tanpa kungkungan

Yth Bapak Ibu di cover depan

Jikalau project ini jujur dilakukan sebagai gerakan

Tak sulit kalian dapatkan dana pendidikan

Atau jangan-jangan

Jangan

(luthfimulyadi,di atas kasur,19/11/23,13.09).

Tks Abah

 

Tks Abah

 

Alhamdulillah setelah 6tahun akhirnya kami buka puasa

Kemarin 3Trophy lauknya

2017 terakhir raih 7Trophy di Angkasa

Setelah ganti nama Pasmata

Lomba open sangat menggoda

Setelah yell-yell gila moodboster jiwa

Tks Pak Mustofa

Tks Abah atas jasa

Tks Semua tlah jalani ini dengan riang gembira

Tks semua atas doa-doa

Pramuka Garuda goal selanjutnya

Insyaallah Pramuka sekolah kita

Kembali pada masa Jaya

Semoga

(luthfimulyadi,ruangtamu,19/11/23,07.05)

***

Bodoh VS Licik

 Bodoh VS Licik

 

Bodohnya scrooll belasan foto daftar nama penulis pilihan

Bodohnya merasa tidak terpilih karena konten tulisan

Liciknya tak lebih dari delapan baris disyaratkan

Bodohnya merasa terpilih bersama ribuan

Bodohnya 1sekolah 1penulis 1 tulisan

Bodohnya syarat ISBN dipermainkan

Liciknya cetakan 1-31 para pejabat di cover depan

Cover belakang ratusan penulis pilihan berdesakan

Bodohnya merasa ini lebih baik dari kemandirian

Bodohnya kenapa tidak 400 siswa/i saja kumpulkan

Jika ingin kuantitas dibanggakan

Bodohnya tak menyadari ini adalah strategi jualan

Bodohnya berharap diberi buku gratisan

Ya,bodohnya aku atau kalian?

(luthfimulyadi,atastikar,18/11/23,23.17).

Tentang cetakan ke-31

Minggu, 02 Juni 2024

Mancing Mania Berkah

 

Mancing Mania,Berkah!

Luthfi Mulyadi

 

Inti nikmatnya mancing itu adalah saat “Strike, Fish on”. Ikan bisa dibeli di pasar tapi tidak dengan sensasi strike yang harus tepat antara peluang dan timing yang tepat. Mancing bisa jadi hobi yang mahal atau murah sekalipun tergantung orang yang menjalaninya. Hobi mahal bagi para hobiis ketika mengharuskannya membeli perlengkapan mancing yang membuatnya safety dan comfortable ketika harus menaikkan ikan seberat 3kg bahkan 15kg atau lebih. Berbeda jika menggunakan pada alat pancing tradisional, cukup bermodalkan senar , kail pancing dan pemberat untuk menaikkan ikan yang sama beratnya dengan disebutkan di atas. Berbeda jika menggunakan alat pancing tradisional yang mengharuskan  skill yang lebih banyak dan spot yang potensial yang rata-rata cukup jauh dari ibu kota bahkan di pedalaman sana.

Mancing murah meriah bisa berarti mancing dengan ikan target yang kecil.Sebut saja memancing ikan Julung-julung, anak ikan Nila, ikan Sepat, ikan Betok dan ikan-ikan kecil lainnya. Yang penting sensasi strike yang disesuaikan dengan pendapatan kita perbulan. Jangan sampai lebih besar pasak daripada tiang.Kita harus tahu diri untuk menyalurkan hobi kita. Kita harus berhitung untung ruginya.Impian kita bisa jadi menikmati  strike ikan Kakap Putih (Barramundi) seberat 5 sampai 15kg. Faktanya spot-spot potensial ikan tersebut berada di luar daerah yang butuh ongkos menuju kesana.

Jujur Bang luthfi mempunyai impian untuk merasakan strike ikan –ikan besar di laut atau di danau. Beberapa spot yang cukup jauh dari rumah telah Bang luthfi datangi. Bang luthfi pastikan bukan merupakan hobiis sejati yang tidak berani mengorbankan uang dan waktu demi mengejar ikan besar target di spot potensial yang jauh. Toh faktanya ada juga hobiis yang sudah meluangkan waktu dan membayar ongkos mahal menuju spot pulang dengan tangan hampa.

Spot Mancing Pantai Marunda

Berbekal informasi dari internet dan youtube Bang luthfi berencana menuju kesana..Perjalanan kesana  mencapai 40km dari rumah di bilangan Mampang Jakarta Selatan. PP berarti 80 km. Bang luthfi berkhayal akan mendapatkan ikan Kakap Putih minimal seberat 1kg disana Sementara ini adalah spot terjauh yang tak mau lagi disambangi ,karena Bang luthfi pulang dengan tangan hampa,”hehehe” 

Pagi-pagi sekali ia berangkat dari rumah tanpa terlebih dahulu sarapan. Power of Mancing Mania membuatnya luar biasa bersemangat.Melintasi Banjir Kanal Timur Ujung Menteng terus mengarah ke Utara. Perlahan air berubah cokelat setelah melewati bendungan. Air disana terlihat berbuih detergen bahkan beberapa kali menghasilkan balon-balon kecil yang beterbangan tertiup angin.Semakin ke Utara semakin jernih meski di sekitarnya masih banyak sampah plastik.

Sebelum spot yang dituju, terdapat penjual udang di pinggir jalan. Harganya sekitar lima belas ribuan.Seharusnya para pemancing menyempatkan membeli  umpan di sini, karena on  the spot tiada lagi penjual udang dan umpan lainnya.

Mendekati pantai berbatu besar pemecah ombak air semakin jernih. “Masyaallah jernihnya”. Ikan-ikan karang mulai terlihat berenang berkejar-kejaran. Pohon Mangrove sudah banyak terlihat di pinggir pantai meski tak sebanyak dan selebat hutan Mangrove di Pantai Indah Kapuk. Kapal-kapal nelayan terlihat terikat di pinggir-pinggir pantai menari – nari di terjang ombak. Angin sepoi-sepoi menerpa wajah terasa di dunia lain,”hehehe”. Dasar anak Mampang yang mainnya kurang jauh.

Cukup lama Bang Luthfi mengamati, mempelajari dan menikmati spot tersebut sebelum memulai kegiatan mancingnya. Dua joran mini di bawanya. Ia memulai Casting (memancing dengan umpan tiruan dengan target ikan predator).

Ikan Kacang-kacangan (ikan Julung-julung dengan bentuk yang lebih besar) terlihat berenang sangat cepat menghindari predator yang kemungkinan adalah ikan Kakap Putih. Sang Predator bahkan sampai melompat di atas air memburu ikan target.

Bang Luthfi tersenyum melihatnya. Ia mulai melempar umpannya kearah ikan yang sedang berkejar-kejaran itu. Satu, dua,tiga empat sampai belasan kali lemparan umpan tiada disambar oleh ikan target.”Fyuh”,Bang Luthfi lelah dan letih. Akhirnya ia beharap pada lemparan akhir. Jika tidak juga disambar ia akan istirahat bahkan pulang.Celaka umpan tiruannya tersangkut karang. Susah payah ia mencoba melepaskannya.Akhirnya putus juga.Bang Luthfi kehilangan umpannya.

Pukul 13.00 wib panas semakin menyengat. Bang Luthfi menyerah. Ia merapihkan perlengkapan mancingnya dan beranjak pulang. Macet yang luar biasa di jalan menuju rumah membuat bang Luthfi sementara tobat mancing di spot pantai. Pukul 22.00 barulah ia tiba di rumah dengan penuh keletihan setelah beberapa kali beristirahat untuk solat Maghrib dan Isya.

(BangLuthfi,MIN5JKT,03Juni2024,12.51)