Minggu, 03 Maret 2013

tugasrppkitabah,pkzainal


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( R P P )


Nama Madrasah       : MTs.N1 Jakarta
Mata Pelajaran          : BAHASA ARAB
Kelas/Semester          : VIII / 2
Alokasi Waktu           : 2 x 40 menit (1 Kali Pertemuan)


A.    Standar Kompetensi (Menulis)
    Mengungkapkan pikiran, perasaan, pengalaman dan informasi melalui kegiatan menulis tentang hobi dan profesi

B. Kompetensi Dasar
3.2 Mengungkapkan informasi dan gagasan secara tertulis dalam kalimat sederhana tentang: المهنة والهواية

C.    Tujuan Pembelajaran
Siswa dapat Menyampaikan informasi dan gagasan secara tertulis dalam kalimat sederhana tentang: المهنة والهواية

D. Indikator
1.      Menjawab pertanyaan-pertanyaan yang disediakan sesuai konteks
2.      Melengkapi kalimat dengan kata yang sesuai
3.      Melengkapi kalimat dengan memilih ungkapan yang benar


E.           Materi Pembelajaran

نتكلّم اليوم عن الهواية.الهوايات كثيرة, مثل التّصوير, والرّياضة, حثّ لكم أن تملكوا هواية.هي مهمّة جدّا لتواجه المرحلة المراهقة.
أنا أحمد أمين.أنا الأن في المكتبة. أحبّ أن أقرأ كتابا عن أصحاب المهنة. وهم الفلّاح ةالبائع ووالمهند س والشّرطيّ والطّبيب وغيرهم.


F.            Metode Pembelajaran
§    Eksplorasi
§    Elaborasi
§    Konfirmasi



G.          Langkah-langkah Pembelajaran
Kegiatan
Waktu
Aspek Life Skill
Yang Dikembangkan
Nilai yang ditanamkan
1. Pendahuluan :
Apersepsi dan Motivasi :
§  Zona nol (pengkondisian kelas)
§  Guru mengawali kegiatan dengan berdoa.
§  Guru menjelaskan metode apa yang akan digunakan 13 menit ke depan
§  Guru menentukan menginformasikan gambar yang akan diidentifikasi oleh para siswa/i
§  Guru meminta siswa membentuk kelompok diskusi
2.    Kegiatan  inti
§  Eksplorasi : Guru memperlihatkan  teks dan  gambar-gambar tentang hobi di depan kelas
§  Siswa mengidentifikasi teks dan gambar-gambar  tsb dengan teman-temannya
§  Guru membantu memahamkan siswa dengan simulasi gerak dan penjelasan bahasa Arab secara lisan dan tulisan

§  Elaborasi :

§  Siswa menginventarisir jenis-jenis hobi dalam bahasa Arab


§  Siswa mencoba mengemukakan hobinya masing-masing secara lisan dan tulisan


§  Siswa bertanya jawab dengan pertanyaan ماهوايتك؟  

§  Siswa mengerjakan latihan



§  Guru mengevaluasi jawaban-jawaban siswa/i
§  Konfirmasi : Siswa bersama guru mengevaluasi hasil kerjanya
§  Guru mengkonfirmasikan jawaban siswa yang tepat sesuai perintah yang telah ditentukan
v  Kegiatan penutup.
§  Guru melaksanakan penilaian lisan dan tulisan
§  Memberikan tugas pengayaan





5












10







10



5


20


20




5






5














Mandiri mengungkapkan gagasan










Religius, Jujur, Mandiri, Demokratis, Komunikatif , Tanggung jawab

H.    Sumber Pembelajaran
§    Buku paket Bahasa Arab kelas VIII karya Dr.D.Hidayat, Semarang : Toha Putra 2009
§    Lembar Kerja Siswa
§    Buku Panduan
§    Media gambar aktivitas siswa di madrasah

I.             Assessment /  Penilaian
Nilai  Budaya Dan Karakter Bangsa
Indikator Pencapaian
Jenis Penilaian
Bentuk Penilaian
Contoh Instrumen
§  Religius, Jujur, Mandiri, Demokratis, Komunikatif , Tanggung jawab

1.Menjawab pertanyaan-pertanyaan  yang disediakan sesuai konteks
3.Melengkapi kalimat dengan kata yang sesuai
4. Melengkapi kalimat dengan memilih ungkapan yang benar

§  Tes lisan


§  Tes Tulis




Uraian
§  Jawablah pertanyaan-pertanyaan yang telah ditentukan
dengan tepat!


Mengetahui
Kepala Madrasah



Drs. Imam Sayuti, M.Pd
NIP/NIK.

Jakarta, 18 Februari 2013
Guru Bidang Studi Bahasa Arab




Luthfi Mulyadi, S.Th.I
NIP/NIK.



التّدريب للكتابة :

1.ما هوايتك؟
2.ماذا تحبّ أن تعمل في المكتبة؟
3.ماذا تحبّ أن تعمل في الملعب؟
4.ما ذا تحبّ أن تعمل بالحاسوب؟
5.ما تشعر في كرة القدم؟


الإجابة
1.هوايتي لعب كرة القدم
2.أحبّ أن أقرأ  الكتب فيها
3.أحبّ أن العب كرة القدم فيه
4.أحبّ به  أن أكتب القصّة القصيرة
5.أحبّ كرة القدم




Jumat, 01 Maret 2013

soan is observation


Soaaannn is Observation

Sudah lebih dari 24jam aku berada di sini. Purwodadi. Subhanallah,Walhamdulillah. Setelah habiskan waktu lebih dari 10jam lewati Tegal, Pekalongan, Alas Roban, Weleri, Kendal, dan Semarang kemarin subuh kami tiba. Danyang atau ganyang, aku agak lupa pintu masuk desa sejak turun dari bis[1]. Jika tanpa Pak Kyai Julal Umam[2] mungkin aku tidak akan pernah tiba di sini. Allah swt yang Maha Tahu apa sebenarnya kebutuhan bukan keinginanku. Memang sudah sangat lama aku tidak pernah kembali soan (silaturrahim) ke pesantren, asal habitatku. Terimakasih kyai Umam. Terima kasih juga Kyai Ahmad Syukron yang punya kawasan Ragunan Village merelakan kesempatannya demi aku sahabatnya. Semoga cepat diberi jodoh, amin. Indahnya kembali bisa soan dengan Kyai Pengasuh, keluarga besar Ponpes Al-Ishlah, Kyai Saiful dan Syafi’i teman lamaku di Asshiddiqiyah. Subhanallah, indahnya silaturrahim.
Pasti ada yang Allah swt ingin berikan padaku di sini.  Pengalaman yang berbeda dari pengalaman-pengalaman petualangan menakhlukkan puncak-puncak gunung. Back to the nature. Kita memang harus merujuk ke kitab-kitab Babon, seperti  dijelaskan oleh pak Muhbib Dosen Penelitian Ilmiah PPG PBA sekaligus dosen favoritku. Indahnya jika bisa banyak menghasilkan karya-karya ilmiah yang bermanfaat bagi umat seperti beliau. Makanya jika ingin jadi kyai bergaullah dengan kyai. Ya Allah, jadikan aku orang yang memberi  banyak manfaat bagi umat. Amiiin
Pesantren Asri pinggir sawah. Al-Ishlah namanya. Terletak di Grobogan Purwodadi. Menurut cerita Kyai pengasuhnya, desa atau daerah ini terkenal dengan PKI (Partai Komunis Indonesia pra orde lama dulu). Bisa jadi kemudian ada kaitannya dengan “Ganyang PKI” atau bahkan mereka yang ingin mengganyang lawan-lawannya.[3]
Lagi tentang Pulo Kulon desa dimana ponpes Al-Ishlah terletak tepatnya, sedikit sekali mempunyai sumber air tanah,  Meskipun masih didominasi oleh sawah yang luasnya ratusan hektar dan ladang ladang. Dari sekian ratus bahkan ribu hektar luas wilayah ini ternyata sumber  air terbanyak terletak  di pesantren ini. Subhanallah, berkahnya. Sedangkan sekitarnya sedikit sekali mempunyai akses untuk air  tanah. Bisa dipastikan 80% masyarakat yang telah mencoba untuk menggali sumur air telah menemui kegagalan karena sedikitnya titik-titik sumber air. Di sini air menjadi barang yang mahal bahkan di musim kemarau diperjualbelikan. Jika demikian tak jauh berbeda keadaannya dengan daerah  kesulitan  air di  Jakarta Utara atau Pusat. Secara geografis mungkin dapat dimaklumi keadaannya demikian sulit karena Pulo Kulon memang sangat jauh dari Gunung ataupun bukit-bukit dengan hutan-hutannya yang menyimpan trilyunan liter air yang selalu dialirkan ke daerah sekitanya. Bukan hutan bukan lembah. Sekali lagi Subhanallah untuk berkahnya pesantren ini.
Tentang sumber air dan Pulo Kulon yang jauh dari gunung. Sejak awal memang sangat tidak menarik bepergian jauh keluar kota tanpa menjumpai gunung lembah, sungai atau laut. Seturunnya dari bis kulemparkan pandangku ke berbagai arah. Ke  selatan berharap menjumpai Merapi di Selo Boyolali, ke arah Utara berharap jumpai Muria di Kudus ke Barat Sindoro Sumbing di Wonosobo dan Timur berharap pandangi cantiknya Lawu . Dan tak satupun yang terlihat. Sebegitu jauhkah lokasi ini dari gunung-gunung cantik itu?,huhuhuhu….
 Rasa penasaran mendorongku untuk membuka Googlemap. Setelah mencoba loading lebih dari setengah jam akhirnya googlemap pun terbuka. Dan terbukti Pulo Kulon memang jauh dari gunung-gunung cantik penghasil trilyunan liter air itu. Rata-rata jaraknya lebih dari 80km darinya. Jika demikian mari lanjutkan observasinya ke objek yang lain.hehehe….Dasar otak gunung.
Tentang Pesantren Salaf,  MI, MTs, Aliyah, dan SMK Al-Ishlah
Pesantren ini mengkaji kitab salaf di pagi, sore dan malam hari. Siang hari diperuntukkan  istirahat , memasak dan mencuci oleh para santri. Memiliki dapur umum yang masing-masing kamar memiliki kompor gas/non gas, wajan, penggorengan, dan panci. Santriwati tahkhossus tahfiz Al-Qur’an. Pesantren Salaf sengaja dipisah dari pendidikan formal sehingga diharapkan bisa lebih konsentrasi. Adapun pendidikan formal formal MTs, Aliyah, dan SMK terletak kurang lebih 200meter dari pesantren. Memiliki luas lebih dari 1hektar, gedung bertingkat 2 dan  lapangan yang memadai. Uniknya lagi lebih dari 100 unit sepeda motor terparkir bebas di depan samping kiri dan kanan madrasah. Terparkir di kebun samping madrasah. Subhanallah, orang-orang desa dengan gaya hidup kota. Bisa jadi wajar demi efektifitas waktu karena rumah mereka yang sangat jauh dari madrasah.
Balai desa berada tepat di depan ponpes dan pasar musiman di sampingnya memudahkan siapapun mengurus hal-hal yag bekaitan dengan administrasi dan memenuhi kebutuhan berbelanja sehari-hari. Dalam kata lain Ponpes Al-Ishlah menempati lokasi yang sangat strategis di wilayah ini.
Media Pembelajaran
            Di pagi hari kegiatan dimulai dengan membaca Asma al-Husna, Mahfuuzhaat dan ayat-ayat pilihan di ruang serbaguna dengan media pengeras suara dibimbing oleh seorang ustadz. Kegiatan pengajian salaf mengambil lokasi di masjid utama bagi masyarakat luar (santri kalong) dan di aula bagi santri yang tinggal. Media papan tulis kapur juga masih banyak digunakan dalam rangka menjelaskan qowa’id atapun menulis mufrodat. Papan-papan bertuliskan keterangan tempat tempat terpampang di banyak sudut, seperti غرفة المكتب.
Demikian, saran dari pembaca sangat kami harapkan
Sebelum kututup tulisan hasil observasi singkat ini, ku ucapkan banyak-banyak terima kasih atas sambutan dan suguhan-suguhan yang tiada habisnya dari pihak Pesantren Al-Ishlah .Betapa Rasulullah di sana tersenyum sumringah melihat sikap memuliakan tamu yang telah diajarkannya dipraktekkan dengan tulus. Mari kita berdoa semoga Allah swt memberikan kesehatan yang sempurna bagi Ibu Pengasuh yang sedang terganggu kesehatannya dan semoga pesantren Al-Ishlah terus berkembang dan memberi kemanfaatan yang sebanyak-banyaknya dan sebesar-besarnya bagi umat dan Allah swt selalu lindungi dari marabahaya apapun bentuknya.  Allahumma Sholli ‘Ala Muhammad Wa ‘Ala Ali Muhammad, Al-Fatihah.

Luthfi Mulyadi (Pulo Kulon, 02 Maret 2013)




     [1] Bis Haryanto Hijau Putih Executive dengan gambar menara Kudus di samping kanan kirinya kebanggaan Kudus. Warna-warna lainnya seperti, orange, hitam elegan, merah, dan kuning. Exterior Euro3,Full AC dan Music, seat 2-2 dengan penopang betis, jarak antar seat depan belakang lebih dari 70 centi meter, lebih manusiawi,  semakin memanjakan siapa saja yang menumpanginya. Semakin hari memang di tuntut semua Perusahaan Otobus (PO) memanjakan konsumennya . Pemiliknya PO Haryanto bapak adalah Jendral  H.Haryanto
     [2] Teman dekatku di PPG PBA UIN JKT 2012-2014. Ponpes Al-Ishlah adalah pesantren mertua beliau. Pesantren keluarganya terletak di Kudus. Manusia super sibuk yang belum banyak diketahui teman-teman nya. Kyai, Organisatoris, Bisnis Owner, Aktifis, Politisi, Pendidik, seorang ayah, Humoris dll menjadikannya awet muda
     [3] Danyang atau ganyang, adalah pintu masuk desa Pulo Kulon

Jumat, 15 Februari 2013

all about wilddesire

Sweet Poor MU

Ini tentang sweet poor MU
tentang hasrat bukan cinta
tentang katak dalam tempurung
tentang pelayanan tidak prima
tentang korban pornografi
tentang pedofilia
tentang ketidakpedulian
tentang ketidakpekaan
tentang korban sistem
tentang korupsi
tentang keserakahan orang yang hafal agama
tentang orang dewasa yang baru tahu makna gerepe
tentang sistem yang amburadul
tentang ketidaktuntasan afektif
tentang jauhnya makhluk dari Sang Kholiq
ini tentang ketidakyakinan pada Sang Pencipta
tentang salat yang banyak ditinggalkan
tentang dzikir yang tak pernah terucap
tentang ketidakcintaan pada Rasulullah saw
tentang manusia yang sombong
tentang pembangkangan
tentang kebodohan
tentang ketidakbecusan SDM
tentang masalah2 yang yang tak pernah tuntas
tentang pembiaran2
tentang tentang aku
tentang kita
tentang mereka
tentang jiwa yang resah
tentang masadepan generasi Robbani
Jika demikian mari berdoa
Mari yakinkan kembali
Yakinkan,Yakinkan Yakinkan!
Allahu Akbar!
Semua  pasti atas pertolongannya
Ia tempat kita meminta
Ia Maha Penolong
Ia Maha Segalanya
Rabbana Hablaanaa Min Azwaajinaa
Wa Dzurriyaatinaaa Qurrota A'yun
Waj'alnaa lilmuttaqiina Imaama
  (luthfi mulyadi, 15Februari2013)










Senin, 11 Februari 2013

Something Under My Shoes


Something  Under My Shoes
Gawaaaaaaaaaaaaaaat
Harumnya  mulai tercium
Belum ada yang komentar sejauh ini
Maaf teman2
Pasti ganggu konsen kalian
What should I do
Makin Tak nyaman duduk di sini
Terlebih telat datang
Pertaruhan harga diri
Semoga tak  tahu
Betapa
Hahahahaha…….
Jikapun tahu
Hihihihi……..
Bukan hiiii……
Masih 1  jam lagi
Harum sekali di sini
Tak pantas izin keluar
Belum 5menit hadirku
Makin terlihat bodoh
Tak mau ganggu kalian lebih lama lagi
How can I so fool
I have 2 get out now
Honestly, I’m the actor
something under my shoes
maafkan aku teman2 
(luthfi mulyadi12feb2013)

Kamis, 07 Februari 2013

Apa Kabar MTs.N1


Apa kabar MTs.N1?

MTs.N 7 Model Home Stay in Pare
MTs.N 7 kembali terbitkan Majalah
MTs.N 32 Goes to Pesantren
MTs.N 33 membangun mental entrepreneurship
MTs Al-Khairiyyah baru saja menuntaskan pekan Maulid
SMP 141 bangun karakter dengan  apel Jum’at
Subhanallah Wal Hamdulillah Luar Biasa
MTs.N1 tak sempat adakan Maulid
MTs.N1  sibuk urusi LBI
MTs.N1 sudah tua renta
Tolong dimaklum jika pikun
Allahumma Innii A’udzubika minal ‘Ajzi
Wal Kasali Wal Jubni Wal Bukhli
Wa A’udzubika Min ‘Adzabil Qobri
Wa Min Fitnatil Mahyaa Wal Maamaati

(luthfi mulyadi, 08 Februari 2013)

Hiii...


Hiii…
Ia katakan hiii…
Aku katakan hiii…
Kamu katakan hiii…
Kita katakan hiii…
Kami katakan hiii…
Mereka katakan hiii…
Hiii… takut
Hiii… rendahkan
Hiii… lucu
Hiii… suka
Hiii… duka
Hiii… simpati
Hiii… empati
Hiii… Na’udzubillah
Hiii…Astaghfirullah
Hiii…Alhamdulillah
Wallahu A’lam Bimurodihi

(Luthfi mulyadi, 07 februari 2013)

Selasa, 29 Januari 2013

titip dooooooong!


Titip Doong!

“Aslmkm.pk Adi, ada tugas gk buat hr ini?”
“Wslm.kerjakan tadrib 3 hal.63 dan kumpulkan ya!,salam buat tmn2 .tks.”
“Ok pak.wslm”
Alhamdulillah senang sekali pagi ini diingatkan tuk member tugas tuk anak-anak. Subhanallah semoga tambah banyak anak yang peduli dengan pembelajaran apapun matapelajarannya. Seperti anak kesayanganku ini. Minatnya cukup banyak. Termasuk berkegiatan di alam terbuka Pramuka yang sekarang disegani dan tidak diminati oleh teman-temannya yang laki-laki sekalipun.
 Aneh. Pikirku cukup banyak anak laki –laki yang tertantang tuk kegiatan Outdoor ataupun olahraga. Faktanya tidak sampai 20% dari mereka yang aktif mengikuti kegiatan ekskul di madrasah. Positif thingking saja. Mungkin di luar madrasah mereka sibuk mengikuti kursus komputer, bimbel, les piano, renang, karate, taekwondo. Bukan menghabiskan berjam-jam di depan gameonline yang sangat kontraproduktif, bukan membuka situs2 porno yang membuat mereka berniat untuk memperkosa anak2 perempuan bawah umur 10tahun yang  lemah , bukan trek2an di jalan yang membahayakan banyak orang, bukan nongkrong di jalan yang dapat memprovokasi terjadinya  tawuran, bukan mengembangkan kegemaran music regae pemuja ganja , bukan mencoba ganja lalu menjadi Bandar, bukan berbuat mesum di rumah pacar saat orangtuanya sibuk mengajar pengajian lalu berniat mengaborsi janinnya.  
Astaghfirullahal ‘azhiim. Buruknya prasangka ini. Astaghfirullahal ‘azhiim.  

Dan sore haripun datang. Di bengkel motor pinggir jalan
“Aslmkm. Pak Adi. Besok ada soal gk?”
“Wslm.insyaallah besok sy kasih.tugas yang tadi pagi dah dikumpulin belum?”
“Udah.”
“Alhamdulillah.dititip Eman kan?”
“Di taro meja bapak, td sy dah titip ke dia, Dianya gak mau, katanya berat”
“Maa Syaa Allah, iya deh.tks ya!
Maa Syaa Allah, dasar anak kampuuuuuuuuung. Emosiku meluap.Sorepun menjadi semakin kelam. Sepulang kuliah dihadapkan oleh anak yang tidak bisa diajak kerjasama. Aku wali kelasnya sudah tidak diacuhkan apalagi yang lain. Kedepankan emosi terus mengutuknya. Padahal sudah tiga kali Eman kudaulat jadi tutor sebaya temannya. Kenapa kai ini hanya untuk membawa hasil kerjaan teman-temannya saja ia enggan. Kucoba kaitkan lagi dengan keinginannya waktu itu tuk jadi ketua kelas. Waktu itu aku tidak memenuhi permintaannya. Kuanggap ia lebih cocok mengamankan teman-temannya ketika kelas rusuh. Akuberi ia tanggung jawab secara bertahap karenamasih belum percaya sepenuhnya karena beberapa kasus walaupun tidak besar merupakan hasil karyanya bersama si Amat.
Alhamdulillah jabatan sebagai ketua kelas cukup diperebutkan beberapa anak di kelasku, termasuk Eman dan Amat. Cukup bergengsi mungkin sebagai ketua kelas. Masalahnya tingggal diimbangi oleh kinerja dan tanggung jawab mereka yang masih jauh panggang dari api. Terpilihlah Sari menggantikan Digta yang sebalumnya mendapat suara terbanyak teman-teman.
Kembali lagi ke Eman. Emosiku masih meluap malam itu. Langsung aku menuju kerumahnya yang dekat dari rumah Ibuku untuk mengklarifikasi kebenaran berita dari Sari. Benarkah ia tidak  mau membawa hasil latihan teman-temannya.
“Assalamu’alaikum!”.
 Kujumpai ibunya yang sedang menjaga warung. senyum kecut menghiasi wajahnya. Pernah ia kecewa anaknya kukatakan cukup rusuh di kelas mengganggu ketenangan konsentrasi belajar. Sebagai ibu tampaknya ia tidak terima anakknya dikatakan buruk. Sepengetahuannya anaknya sangat rajin ta’lim dimanapun kapanpun. Sepengetahuanku anaknya adalah anak yang sombong dan suka meremehkan orang lain. Kali ini mungkin aku korbannya,hehehe.
“ Wa’alaikum Salam. Ada apa pak?”
“Eman ada?”
“Waduh, baru aja berangkat ta’lim”
“Ada apa ya pak?”
“Oh, saya mau minta tolong Eman bawa hasil latihan teman-teman yang saya berikan tadi pagi”
“Coba sms aja deh pak, nomornya ada kan?”

Maa Syaa Allah tampaknya buah memang jatuh tidak jauh dari pohonnya. Begitulah ibunya mengajarkan menghormati orang lain kepada anaknya. Tadinya ku ingin bertanya pada Eman berapa ongkos kirim ke rumah ibuku?, tapi agaknya hal itu emosional. Untung Emannya tidak ada.

“Wah, hp saya lowbatt bu, ok tks bu  ya!”
Segera kutinggalkan rumahnya karena memang tidak lagi bisa diajak kerja sama. Sesampainya di rumah ibuku. Akupun bercerita pada Ibu dan istriku.
"Biarin dah, ujian tuh namanya, kalo lulus ujian tambah hebatlah kau,hehehe"komentar ringan darinya mencairkan suasana. Redalah emosiku.Aku berwudhu dan adukan ini semua kepada Allah swt.Dua hari berlalu. Baru sempat aku datang ke Madrasah. Kulihat tumpukan buku latihan anak-anak berwarna biru  menggunung di meja.
"Astaghfirullahal 'Azhiiim", pantas saja Eman tak mau membawanya pulang.Tiga puluh buku latihan seberat 5kg harus memebani pundaknya.. Kupikir anak-anak akan mengerjakannya di selembar kertas, sehingga Eman agak ringan membawanya.Kalau tiga puluh lembar pasti akan dibawa olehnya
"Astaghfirullahal 'Azhiim, ampuni prasangka burukku ya Allah"
(Luthfi Mulyadi, 30 Januari 2013)