Kamis, 26 September 2024

Sampai Pada 27September2024

 Sampai pada

Lupa mengasah rasa digerus kerja

Sampai pada 

Tumpukan Lembar Keja Siswa menghiasi meja

Entah kapan sempat dikoreksi dianalisa

Sampai pada berminggu hasil ulanganpun menginap dilaci meja

Dibawa pulang ke rumah lalui puluhan kilometer dan kembali lagi hanya dipandang mata

Sampai pada

Kompetisi Guru Prestasi Indonesia koleksi ratusan sertifikat dan ratusan laporan kerja

Bagaimana jika suatu saat nanti ada tim yang langsung menilai kinerja

Atau ditambah nominasinya

Bagaimana jika buku solo atau antologi dinilai oleh penulis-penulis ternama

Kuantitas kurang agaknya

Bagaimana jika, nominasikan guru honorer di luar daerah sana

Yang tiada rutin berbulan-bulan menunggu untuk menerima haknya

Sampai pada

Mengakali sertifikasi versus harus mengembalikannya

Sampai pada 

Menulis jurnal ilmiah menjadi menjadi asa

Antologi puisi turun tahta

 (LuthfiMulyadi,Ruangguru,27/09/24, 11.32)

Minggu, 28 Juli 2024

Menunggu Rabu

Rabu menunggu Rabu

Kamis menunggu Rabu

Jumat menunggu Rabu

Sabtu menunggu dan berharap menjadi Rabu

Ahad menunggu Rabu

Senin berkhayal Rabu

Selasa berfantasi Rabu

Rabu menunggu sore Rabu

Tiada seindah keringat Rabu

Begitu singkat Rabu yang ditunggu

(luthfimulyadi,ruanggurumin5,29/07/24,08.47)



Selasa, 23 Juli 2024

Putih Cokelat

Surut air laut pagi hari ini

Hamparan karang-karang bolong dimasuki ikan, kepiting dan biota bahari

Hamparan karang-karang tajam tak nyaman dikaki

Dipisah oleh cekung jurang sempit gelap sepi ngeri

Air  masuk dan keluar dari arus bawah laut tiada sepi

Bak kolam yang dikuras lalu terisi lagi

Ibu pencari rumput laut siang bolong bertahun tiada produksi agar-agar terinovasi

Otak-otak dingin keras alot seukuran permen sugus bangga disuguhi 

Pemancing gadungan bermodal joran murah masker dan topi 

Nekat membakar tengkuk tanpa buff dengan sinar matahari

Para bayi cumi-cumi menghampiri

Jika ada bayi,maka ada induknya yang harus ditangkap,otak segera cari solusi

Beralih ke pasir pantai Barat Daya

Bungkusan plastik bening  terombang-ambing bercecer darah amis dan noda

Merusak canda tawa riang anak-anak yang bersuka cita

Ah,dasar manusia

Beralih ke gunung Aseupan di Tenggara

Hijau hamparan sawah mengelilinginya

Ombak pukul 17.00 menuju ujung senja

Pemancing akamsi tiada terlihat bersuka cita

Tiada ikan menyambar umpannya

Meski tlah melewati karang-karang tajam sekelilingnya

Pemancing gadungan tak peduli keras kepala

Ratusan kilometer yang terlewati harus diperjuangkan demi satu asa

Sensasi tiada yang menjualnya

Putih Cokelat butiran pasir pagi hari

Pasir putih itu ternyata ikan Kakaktua yang produksi

Atau kulit kerang yang keras yang saling beradu dihempas ombak lalu 

Allahu Akbar nikmat mana lagi yang kita dustai?

(luthfimulyadi,ruanggurumin5,23/07/24,12.08)



Maaf Tak Sempat

Maaf Ibu, tak sempat rutinku 

Tak sempat  rapihkan kasur

Tak sempat cuci baju

Tak sempat  bersihkan kamar

Tak sempat gantung baju setelah pakai

Tak sempat jaga barang dengan baik

Tak sempat cuci piring

Tak sempat jaga adik

Tak sempat mandikannya

Tak sempat  susul ia  larut malam

Tak sempat tidur tepat waktu

Tak sempat jaga kesehatanku

Tak sempat bangun malam

Tak sempat  tadarrus

Tak sempat muroja'ah hafalan

Tak sempat menyimak bacaan Al-Qur'an

Tak sempat berkata santun

Tak sempat memijat letih tubuhmu bekerja sepanjang hari

Tak sempat peluk cium pipimu

Tak sempat ucapkan tolong, maaf terimakasih dan sayang

Semoga sempat doakanmu

Ibu,aku sangat sibuk mengejar cita-cita,karier dan cinta

Ibu maafkan aku tak sempat

Ibu sempatkanlah layani aku

Ibu sempatkanlah yang tiada aku sempatkan

Ibu sempatkan

Sempatkan

(LuthfiMulyadi,RuangGuruMIN5,23/07/24,14.40)


Kamis, 20 Juni 2024

Menulis Untuk Menulis

 

Menulis Untuk Menulis

 

Tak peduli apapun siapapun

Aku menulis untuk menulis

Tak peduli ada tidak pembaca

Sadar kita bahwa hidayah

adalah hak Tuhan Alam Semesta

Tugas kita hanya menulis, tentang siapa yang akan membaca terserah hidayah Allah Maha Kuasa

Tiada mampu kita yang lemah

memaksa manusia membaca bahkan mencinta

Aku menulis untuk menulis

Otak, rasa dan tangan ini telah sepakat membentuk kata

membentuk kalimat dan paragraf mewakilkan suara jiwa

Tak peduli buku ini laku atau tidak terjual di sana

Aku akan tetap menulis suka cita

Era buku cetak memang sudah berlalu

digantikan digital segala

Namun buku tulisan kita tak pernah kadaluarsa

Sekali lagi biarkan saja

Jika Takdir indah anak cucu akan bangga membacanya

Ya,semoga menjadi inspirasi yang mengalirkan pahala

Bagi kita semua di alam kubur kelak terhindar siksa

Bahkan penciptaan seekor nyamuk saja begitu bermakna

Terlebih kita yang mampu memaknai hidup dan berniat menginspirasi sesama

Semoga

(luthfimulyadi,ruangguru,18/10/23,16.27)-(MemperingatiBulanBahasaOktober2023)

Kita Yang Lupa

 

Kita Yang Lupa

 

Jika kita lupa

 izinkan aku ingatkan

Sungguh kita adalah santri kebanggaan

Jika solat lima waktu kita tegakkan

Jika solat tahajjud kita rutinkan sebagai kebutuhan

Jika kita mampu bertutur kata yang sopan

Jika kita selalu patuh dan taat pada peraturan

Jika kita bukanlah pelaku pembullyan

Jika kita dapat membuat orang lain

nyaman dari gangguan

Jika kita dapat menikmati pengajian dan pembelajaran

Jika kita sadar  bahwa belajar adalah kebutuhan

Jika tidak mengajak yang lain pada kemaksiatan

Jika kita menghargai perbedaan

Jika kita tidak memprovokasi untuk penentangan

Jika kita bisa selektif

gunakan handphone demi kemajuan

Bukan malah  kehilangan haluan

Terombang ambing

ombak overconnecting melumpuhkan

Lupa bahwa kita manusia berhati nurani,berakal pikiran

Izinkan aku ingatkan

Kita adalah para santri harapan

Kita yang akan meneruskan perjuangan

Membentuk generasi Al-Qur'an

Bukan generasi pembenci keteraturan dan Tuhan

Kawan,izinkan aku ingatkan

Kita adalah para santri harapan

Yang dengan menjadikan

Al-Qur'an dan hadits sebagai pedoman

Akhlak Mulia adalah suatu keniscayaan

Buka suatu yang memalukan

Kawan,izinkan aku ingatkan

Bahwa hidup adalah perjuangan

Iblis bersumpah akan terus

menggoda dengan segala kenikmatan

Untuk kita menemaninya di neraka kemudian

Kawan,izinkan aku ingatkan

Mari berdoa agar kita diselamatkan

Dari Api neraka yang sangat mengerikan

(luthfimulyadi, ruang guru,

18/10/23,15.40)-(Memperingati Hari Santri dan bulan Bahasa Oktober2023)

***

 

Kita Juga Santri

 

Kita Juga Santri

 

Kita yang memilih sekolah disini

Bukan di pesantren karena alasan ekonomi

Kita yang sekolah disini

tegaskan bahwa

kita juga santri

Buktikan kita bisa

melawan kemalasan diri sendiri

Buktikan kita mampu selalu semangat mengaji

Buktikan kita mampu selalu patuh pada orang tua

dan para guru di sekolah ini

Kawan-kawan,sadarilah.sesungguhnya kita juga santri

Buktikan kita mampu memperbaiki niat hati

Kita sama dalam visi misi mengabdi

untuk meraih ridho Ilahi

Kawan-kawan,mari sadari

sesungguhnya kita adalah santri

Takdir kita bersekolah disini

Meskipun faktanya ayah ibu berikan instruksi

Kawan-kawan,mari sadari,

bahwa sesungguhnya kita adalah santri

Alquran dan sunnah wajib kita imani dan pedomani

Mari sucikan kotor dan dengki di hati

Mari perbaiki akhlak diri

Agar ilmu-ilmu dari Allah yang suci

Dapat masuk dan tertanam kuat kedalam relung hati

Kawan-kawan,mari sadari

Sesungguhnya kita semua adalah santri

Kita semua satu visi misi dengan para kyai

Yang telah berkorban harta dan jiwa demi negeri ini

Mereka yang telah mengabdi

sepenuh hati demi kemerdekaan RI

Tugas kita kini melanjutkan perjuangan para kyai

Kawan-kawan,mari sadari

sesungguhnya kita semua adalah santri

Stop katakan terpaksa sekolah disini

Mari terima takdir demi meraih tiket surgawi

Ya,bahkan tiada satupun daun yang gugur ke bumi

Tanpa izin dan takdir dari Allahu Rabbi

Mari pekikkan takbir meninggi

Lawan kemalasan dan segala intruksi iblis

yang selalu mendominasi

Bahwa tiada kesuksesan tanpa jerih payah yang hakiki

Allahu Akbar,Kami bangga menjadi santri

Mengabdi pada negeri dalam rangka meraih ridho Ilahi

(luthfimulyadi,ruangguru,18/10/23,14.00-

dalam rangka memperingati hari santri dan bulan bahasa Oktober2023)

***